Sesi I, IHSG Dibuka Terpuruk 0,74%
JAKARTA, investor.id – Ditutup menguat +59 poin atau +0,87% menjadi 6.924, indeks harga saham gabungan (IHSG) dibuka terpuruk pada perdagangan sesi I, Jumat (11/3/2022). IHSG dibuka turun 51,37 poin (-0,74%) di level 6.872,63.
Tercatat sebanyak 43,47 juta saham telah diperdagangkan di menit-menit awal, dengan nilai perdagangan sebesar Rp 202,8 miliar dan frekuensi perdagangan baru mencapai 6.435 kali transaksi. Sebanyak saham diperdagangkan mencatatkan 6 kenaikan, 16 saham terkoreksi, dan 23 saham stagnan.
Bursa Amerika Serikat ditutup Melemah. Dow Jones ditutup 33,174.07 (-0.34%), NASDAQ ditutup 13,129.96 (-0.95%), S&P 500 ditutup 4,259.52 (-0.43%). Wall Street melemah pada perdagangan Kamis dan berakhir di zona merah karena inflasi mencapai level tertinggi dalam empat dekade, memperkuat ekspektasi bahwa Federal Reserve AS akan menaikkan suku bunga utama pada perteman kebijakan moneter pekan depan, untuk mencegah ekonomi overheating.
Ketidakpastian yang membayangi seputar invasi Rusia ke Ukraina juga membantu meyakinkan pelaku pasar untuk memulai kembali penerbangan mereka ke tempat yang aman. Kenaikan harga energi adalah penyebab utama inflasi, dengan harga bensin melonjak 6.6% dalam satu bulan
Saham di kawasan Asia-Pasifik dibuka terkoreksi pada perdagangan Jumat pagi (11/3/2022), mengikuti penurunan di Wall Street karena perang Rusia-Ukraina terus membuat investor berhati-hati.
Nikkei 225 di Jepang turun lebih dari 1% pada awal perdagangan, menumpahkan sebagian dari kenaikan hampir 4% pada hari Kamis. Indeks Topix tergelincir 1,23%.
Di Korea Selatan, Kospi merosot 0,78%. S&P/ASX 200 Australia naik 0,4% di perdagangan pagi. Indeks MSCI dari saham Asia Pasifik di luar Jepang diperdagangkan 0,16%.
Prediksi Analis
Sementara itu, Artha Sekuritas Indonesia memprediksi indeks harga saham gabungan (IHSG) bakal menguat pada perdagangan Jumat (11/3/2022). IHSG diperkirakan akan diperdagangkan pada level resistance 6.895-6.953 dan support 6.779-6.808.
Artha Sekuritas Indonesia menyebut secara teknikal formasi candlestick membentuk higher high dan higher low dengan stochastic membentuk goldencross. Hal ini mengindikasikan potensi penguatan. “Namun, volume cukup rendah sehingga penguatan diperkirakan hanya bersifat sementara,” tulis Artha Sekuritas Indonesia dalam risetnya.
Pada perdagangan Kamis (10/3/2022), IHSG ditutup menguat. IHSG ditutup di level 6.924 (+0,86%). IHSG ditutup menguat masih didukung aksi bargain hunting oleh investor setelah melemah sepekan terakhir. Seiring dengan penguatan bursa saham global. Di sisi lain, Investor masih mengantisipasi dampak yang lebih besar dari Perang Rusia dan Ukraina.
Artha Sekuritas Indonesia merekomendasikan saham-saham properti dan konstruksi untuk diperdangkan pada hari ini, yaitu PTPP, CTRA, ADHI, WIKA, BRPT, BJBR, SMGR, HMSP, dan MNCN.
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






