Jumat, 15 Mei 2026

Laba Bersih Bank Jago (ARTO) Melonjak, Bagaimana Prospek Sahamnya?

Penulis : Parluhutan Situmorang
14 Mar 2022 | 09:01 WIB
BAGIKAN
Bank Jago. Foto: IST
Bank Jago. Foto: IST

JAKARTA, Investor.id - Tingkat pertumbuhan kinerja keuangan PT Bank Jago Tbk (ARTO) diproyeksikan berlanjut dalam beberapa tahun mendatang. Kondisi tersebut bakal berimbas terhadap pergerakan harga sahamnya.

Meski demikian, tim riset CGS CIMB Sekuritas menilai bahwa tingkat keuntungan perseroan akan cenderung turun dipengaruhi atas peningkatan tingkat persaingan usaha bank digital. Perseroan juga diperkirakan menghadapi tren peningkatan beban provisi.

Trimegah Sekuritas dalam risetnya mempertahankan rekomendasi beli saham ARTO dengan target harga Rp 20.500. Target harga tersebut mempertimbangkan keberhasilan perseroan mencetak lonjakan laba bersih menjadi Rp 119 miliar pada 2021. Begitu juga dengan indikator lainnya menunjukkan pertumbuhan yang pesat sepanjang tahun lalu.

Analis Trimegah Sekuritas Ahmad Alfanrigel dan Prasetya Gunadi mengatakan, target harga tersebut juga menggambarkan keberhasilan perseroan mencatatkan 1,4 juta nasabah hingga akhir tahun 2021 atau melonjak dari 580 ribu orang.

ADVERTISEMENT

“Perseroan juga memiliki banyak kolaborasi yang berpotensi mendongkrak kinerja keuangan perseroan. Hingga kini perseroan telah berkolaborasi dengan 21 mitra, yaitu tiga mitra ekosistem, tiga perusahaan sekuritas, dan 15 instutusi kredit,” terangnya.

Trimegah Sekuritas memperkirakan lonjakan laba bersih perseroan menjadi Rp 269 miliar tahun ini dan diprediksi melonjak menjadi Rp 1,06 triliun pada 2022. Sedangkan pendapatan bunga tahun ini diprediksi naik menjadi Rp 1,51 triliun dan melonjak menjadi Rp 3,07 triliun pada 2023.

Kenaikan Biaya

Sebaliknya, analis CGS CIMB Sekuritas Ilham Firdaus dan Yulinda Hartanto mengatakan, realisasi pendapatan Bank Jago senilai Rp 1,8 triliun pada 2021 sudah melampaui target ditetapkan CGS CIMB Sekuritas dan setara dengan 118% dari target konsensus analis. Namun realisasi PPOP senilai Rp 102,8 miliar berada di bawah target atau hanya 72% dari target.

“Hal ini mendorong kami memangkas turun target EPS Bank Jago sebesar 50% tahun ini dan menccpai 83% pada 2023. Kami memperkirakan ROE perseroan akan turun menjadi 1,3%, dibandingkan raihan tahun lalu 1,8%,” tulisnya dalam riset yang diterbitkan di Jakarta, belum lama ini.

CIMB Sekuritas juga mempertimbangkan kian sengitnya kompetisi bank digital di Indonesia, sehingaga cost to income ratio (CIR) berpotensi naik ke depan. Hingga kuartal IV-2021, CIR mencpai 84%. Biaya provisi perseroan juga diperkirakan tetap meningkat dan biaya kredit diproyeksikan mencapai 4% tahun ini.

Hal ini mendorong CIMB Sekuritas memangkas turun target harga saham ARTO dari Rp 20.000 menjadi Rp 15.900 dengan rekomendasi hold. Dengan demikian, harga saham ARTO kini sudah tergolong premium, dibandingkan bank digital lainnya

Prospek ARTO

Rekomendasi

Target harga (Rp)

Trimegah Sekuritas

buy

20.500

CGS CIMB Sekuritas

hold

15.900

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


National 4 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 4 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 5 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 5 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 6 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 6 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia