Jumat, 15 Mei 2026

Dampak Konflik Rusia-Ukraina bagi Pasar Indonesia

Penulis : Parina Theodora
19 Mar 2022 | 18:18 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi pasar modal. Foto: Energepic (Pexels)
Ilustrasi pasar modal. Foto: Energepic (Pexels)

Jakarta-Berbeda dengan negara maju yang mengalami normalisasi, Indonesia justru diuntungkan oleh momentum pemulihan ekonomi. Pemulihan ini seiring dengan mobilitas masyarakat dan meningkatnya vaksinasi. Seperti disampaikan Senior Portfolio Manager, Equity, PT Manulife Aset Manajemen Indonesia Caroline Rusli, pemulihan ekonomi global dan gangguan rantai pasokan menjadi katalis bagi harga komoditas utama Indonesia, seperti; batu bara, kelapa sawit, dan nikel. Komoditas tersebut diketahui memberikan kontribusi bagi devisa negara dan membantu stabilitas nilai tukar rupiah.

“Posisi Indonesia sebagai net eksportir komoditas juga memberikan efek lindung nilai dari kenaikan harga komoditas karena konflik Rusia–Ukraina. Hal ini juga memberikan trickle-down effect terhadap perekonomian secara keseluruhan lewat meningkatnya kesejahteraan masyarakat yang bekerja dan berhubungan dengan sektor yang bersangkutan,” paparnya dalam keterangan tertulis.

Sementara dari sisi pergerakan rupiah sendiri, ia mengatakan sejauh ini rupiah menunjukkan kinerja yang resilien. Menurutnya, kali ini rentang pergerakan rupiah sudah jauh lebih baik (sempit) dibandingkan dengan kondisi normal beberapa tahun yang lalu. Kondisi tersebut, lanjutnya, ditopang oleh fundamental makro ekonomi dan dinamika pasar finansial domestik yang suportif.

“Seperti, kinerja ekspor yang solid didukung harga komoditas yang tinggi, peranan investor domestik yang meningkat di pasar obligasi dan saham, skema burden sharing Bank Indonesia menopang stabilitas pasar, dan indikator makroekonomi dan eksternal yang solid (cadangan devisa tinggi, surplus pada transaksi berjalan, CDS stabil),” sebut dia. Dalam kondisi yang disebutnya penuh dengan berbagai kejutan seperti saat ini, menurut dia, pengelolaan portofolio diarahkan untuk menangkap peluang investasi jangka menengah ke panjang.

ADVERTISEMENT

“Kami memiliki pandangan yang positif terhadap beberapa komoditas yang mempunyai potensi pertumbuhan struktural yang baik. Seperti misalnya nikel yang memiliki katalis struktural positif untuk produksi baterai mobil listrik dan dukungan program pemerintah untuk membangun value chain dari baterai mobil listrik di Indonesia. Di samping itu batu bara juga terlihat cukup solid sebagai alternatif gas, terutama dengan adanya konflik Rusia–Ukraina yang menyebabkan kenaikan harga gas untuk beberapa negara Eropa,” tulisnya.

Untuk baru bara sendiri, diketahui Rusia merupakan pemasok batu bara ketiga dunia dengan 18% dari total perdagangan batu bara. Sehingga, ketegangan Rusia-Ukraina menyebabkan kenaikan permintaan batu bara dari produsen lain, termasuk Indonesia. Sementara beberapa sektor yang input biayanya banyak tergantung pada harga komoditas, seperti semen dan barang konsumsi akan mengalami tekanan profit margin.

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


Business 46 menit yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 56 menit yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 2 jam yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 2 jam yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 3 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 9 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia