Jumat, 15 Mei 2026

Pendapatan Lippo Karawaci (LPKR) Melonjak 38% Capai Rp 16,38 Triliun

Penulis : Lona Olavia
7 Apr 2022 | 10:40 WIB
BAGIKAN
PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR). Foto: Beritasatu/Wikimedia.
PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR). Foto: Beritasatu/Wikimedia.

JAKARTA, investor.id - PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR), perusahaan real estat dan layanan kesehatan terkemuka di Indonesia berdasarkan total aset dan pendapatan, berhasil mencatat peningkatan pendapatan sebesar 38% pada tahun 2021 menjadi Rp16.53 triliun dan EBITDA meningkat 94% menjadi Rp3.69 triliun. 

Peningkatan pendapatan tersebut antara lain berasal dari pengembangan real estat yang bertumbuh 36% menjadi Rp4.41 triliun yang ditopang oleh proyek-proyek rumah tapak yang sudah selesai, seperti Waterfront Estates Cikarang dan Cendana Homes Lippo Village, serta serah terima unit apartemen di Holland Village Jakarta, Embarcadero Bintaro, Hillcrest dan Fairview Towers Lippo Village, dan Orange County Cikarang.

Selain itu, kinerja pra penjualan juga terus melampaui target. Angka pra penjualan pada tahun 2021 mencapai Rp 4,96 triliun, meningkat 86% YoY (year on year) dan 18% di atas target yang telah direvisi naik sebesar Rp4.2 triliun. Manajemen LPKR memperkirakan momentum penjualan ini akan tetap kuat di tahun 2022 dengan perkiraan kinerja pra penjualan mencapai Rp 5,2 triliun atau tumbuh 5% YoY dari angka selama tahun 2021.

ADVERTISEMENT

Pendapatan bisnis kesehatan dan layanan lainnya meningkat 40% selama tahun 2021 menjadi Rp 12,09 triliun dari angka Rp 8,63 triliun. Di samping itu, penurunan kasus Covid-19 di kuartal IV-2021 membawa dampak positif bagi mal, hotel, parkir, dan bisnis LPKR lainnya. LPKR juga membukukan peningkatan EBITDA tahun 2021 sebesar 93,5% menjadi Rp 3,69 triliun dari Rp 1,91 triliun di tahun 2020. 

CEO LPKR John Riady menyatakan, pada tahun 2021 bisnis properti LPKR terus menguat didukung oleh peningkatan pra penjualan sebesar 86% YoY menjadi Rp 4,96 triliun. Bisnis rumah sakit perseroan juga melaporkan hasil terbaik, serta adanya peningkatan di mal, hotel, dan bisnis LPKR lainnya pada akhir tahun 2021.

"Saat ini, kami berada di posisi yang baik untuk mengembangkan hasil 2021 dalam melangkah menuju tahun 2022," ungkapnya dalam keterangan tertulis, Kamis (07/04/2022).

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 11 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 15 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 53 menit yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 57 menit yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 2 jam yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia