Jumat, 15 Mei 2026

Mark Dynamics (MARK) Bagi Dividen 50% dari Laba Bersih

Penulis : Harso Kurniawan
7 Apr 2022 | 15:06 WIB
BAGIKAN
PT Mark Dynamics Indonesia Tbk
PT Mark Dynamics Indonesia Tbk

JAKARTA, Investor.id - PT Mark Dynamics Indonesia Tbk (MARK) berencana menetapkan rasio dividen 50% untuk tahun buku 2021. Dengan demikian, dividen 2021 perseroan mencapai Rp 196 miliar dari laba bersih Rp 392 miliar.

Total saham Mark Dynamics, berdasarkan data RTI, mencapai 3,8 miliar. Dengan demikian, dividen per saham Mark Dynamics sekitar Rp 51 per saham.

Presiden Direktur Mark Dynamics Ridwan Goh menyatakan, pembagian dividen tak lepas dari kuatnya performa bisnis perseroan tahun lalu, baik dari sisi neraca, arus kas, dan laba rugi. Pada 2021, perusahaan yang bergerak di industri cetakan sarung tangan ini mencatatkan penjualan sebesar Rp 1,19 triliun, naik 111% dari 2020 sebesar Rp 565,44 miliar. Adapun laba naik 172% dari 144,19 miliar.

Presiden Direktur Mark Dynamics Ridwan Goh menyatakan, arus kas perseroan juga solid. Sebab, beberapa pelanggan besar Mark Dynamics di Malaysia adalah pemain sarung tangan besar, yakni Hartalega dan Top Glove. Mereka tercatat di bursa saham Malaysia sebagai saham blue chip. Adapun konsumen lainnya, Sri Trang, masuk indeks unggulan di bursa saham Thailand.

ADVERTISEMENT

Menurut dia, industri cetakan sarung tumbuh 8-10 dalam keadaan normal. Namun, di tengah pandemi Covid-19, pertumbuhannya berkisar 20-30%.

Dia menyatakan, tingginya kebutuhan sarung tangan medis selama pandemi membuat konsumen Mark Dynamics harus preorder atau pemesanan selama satu tahun untuk mendapatkan barang. Adapun di waktu normal, seperti tahun ini, diperkirakan hanya perlu waktu 2-3 bulan.

Ridwan menegaskan, tantangan di tengah pandemi Covid-19 pada 2022 mengakomodasi produksi tanpa gangguan, sedangkan tahun ini adalah menciptakan inovasi agar kinerja tetap stabil, dengan menekan sejumlah biaya. Dengan demikian, produk perseroan bisa lebih kompetitif.

Sejauh ini, Ridwan menegaskan, Mark Dynamics belum berencana melakukan hilirisasi bisnis. Sebab, perseroan sudah memiliki anak usaha seperti Honour Tower Sdn. Bhd. yang bergerak di sektor perdagangan keramik moulding dan PT Megah Raya Sumatera yang bergerak di bidang industri peralatan saniter dari porselen, serta PT Berjaya Dynamics Indonesia yang bergerak di perdagangan peralatan dan perlengkapan pertanian.

“Tahun ini, kami hanya mencanangkan anggaran belanja modal atau capex sekitar Rp 20 miliar berbanding terbalik dari 2021 sebesar Rp 200 miliar,” ujar Ridwan.

Ridwan menyatakan, perseroan menargetkan pertumbuhan tahun ini sekitar 30%, permintaan masih kuat. Pendapatan ditargetkan Rp 1,4 triliun dan volume penjualan sekitar 22 juta cetakan sarung tangan. Sebagai gambaran, tahun lalu, volume penjualan MARK sekitar 1,5 juta cetakan per bulan atau 18 juta setahun penuh.

Laba bersih 2022, kata dia, diprediki sekitar Rp 450 miliar. Pertumbuhan ini dianggap moderat, karena margin laba bersih cukup baik, sebesar 33%.


 

Editor: Harso Kurniawan

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


Market 45 menit yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 47 menit yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 2 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 8 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 8 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 8 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia