Jumat, 15 Mei 2026

Eksplorasi Tiga Area Tambang, Merdeka Copper (MDKA) Habiskan Rp 149,2 Miliar

Penulis : ambar puspa galuh
11 Apr 2022 | 17:41 WIB
BAGIKAN
Proyek Emas Tujuh Bukit PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. (Foto: ambar puspa galuh)
Proyek Emas Tujuh Bukit PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. (Foto: ambar puspa galuh)

JAKARTA, Investor.id -  PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) telah menggelontorkan dana sebanyak Rp 149,2 miliar untuk eksplorasi area pertambangan Tujuh Bukit, Pulau Wetar dan Pani hingga kuartal I-2022.

Manajemen MDKA menyebutkan, eksplorasi daerah Tujuh Bukit difokuskan pada sumber daya tenaga dan emas. Sebagian besar biaya eksplorasi dihabiskan untuk proyek ini, yakni Rp 144,4 miliar yang terdiri atas pemeliharaan terowongan, pengeboran definisi sumber daya bawah tanah, dan pekerjaan tes terkait area.

Metode yang pengujian yang digunakan adalah pengeboran mulai dari bawah tanah dan permukaan. Pengetesan ini dilakukan oleh Merdeka Copper dan PT Merdeka Mining Service. Area yang dipilih untuk pelaksanaan pengeboran saat ini adalah area di deposit porfiri Tujuh Bukit yang merupakan wilayah terbesar yang mengandung tembaga dan emas berkadar tinggi.

ADVERTISEMENT

Pengeboran dilaksanakan di mana 6 rig bawah tanah melakukan pengeboran Definisi Sumber Daya dengan total kedalaman pengeboran sebesar 10.105,7 meter serta 2 rig di permukaan telah selesai dengan total kedalaman pengeboran sebesar 2.021,2 meter.

Kemudian, pada proyek kedua yang berlokasi di Pulau Wetar, Maluku Barat. Pada proyek ini, perseroan menggelontorkan dana sebanyak Rp 31,7 miliar. Metode pengujian yang digunakan yani dengan pemetaan dan pembuatan lintasan untuk melanjutkan survei EM Geofisika permukaan dari hasil target udara EM regional.

Kemudian, dilanjutkan dengan pengeboran sisip dan ekstensi sumber daya serta metalurgi di Partolang dan Partolang Barat, pengeboran awal di wilayah Partolang Bridge untuk mengidentifikasi sumber daya dan target di wilayah Lerokis yang ditentukan oleh target EM dan pengambilan sampel batuan sebelumnya.

Pada proyek ketiga berlokasi di Proyek Pani, Gorontalo Sulawesi Barat. MDKA sejauh ini sedang mempersiapkan program pengeboran dan membangun bantalan bor serta peletakan pipa air. Kemudian, kumpulan data dari IUP PETS dan Kontrak Karya GSM digabungkan dan sistem kode geologi yang direvisi dan disederhanakan dikembangkan untuk logging inti bor.


 

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 6 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 6 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 6 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 7 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 7 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 7 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia