Jumat, 15 Mei 2026

Laba BRMS Sentuh Rp1 Triliun

Penulis : Yunia Rusmalina
15 Apr 2022 | 17:13 WIB
BAGIKAN
Kegiatan di tambang batu bara PT Bumi Resources Tbk (BUMI). (Foto: Perseroan)
Kegiatan di tambang batu bara PT Bumi Resources Tbk (BUMI). (Foto: Perseroan)

JAKARTA, Investor.id  – PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) membukukan kinerja yang positif dan konsisten  pada periode tahun 2021.Perseroan mencatatkan kenaikan pendapatan dari tahun maupun kuartal sebelumnya.

Pendapatan BRMS meningkat 26,51% dari US$ 8,3 juta atau setara Rp 119,34 miliar di tahun 2020 menjadi US$ 10,5 juta pada tahun 2021 atau setara dengan Rp 150,99 miliar. Sedangkan volume produksi emas BRMS juga naik 90,41% dai 73 kilogram di tahun 2020 menjadi 139 kilogram ditahun 2021.

Disisi lain laba bersih juga mengalami kenaikan yang signifikan,baik dari tahun mapun kuartal sebelumnya.Laba bersih BRMS  meningkat 1.625 % pada akhir bulan Desember 2021 sebesar US$ 69 juta atau setara dengan Rp 992,22 miliar ,sebelumnya pada tahun 2020 sebesar US$ 4 juta atau setara dengan Rp 57,54 miliar .

Peningkatan tersebut disebabkan adanya pendapatan lain-lain pada tahun 2021 senlai US$ 118 juta atau setara dengan  Rp 169 triliun . Namun pendapatan lain-lain tersebut tidak secara rutin dibukukan oleh perseroan.

ADVERTISEMENT

Sekitar US$ 90 juta  atau setara dengan Rp 1,29 triliun  dari pendapatan lain-lain tersebut berasal dari penyelesaian tagihan oleh pihak ketiga terhadap anak usaha BRMS dalam bentuk tunai maupun dalam bentuk hak atas saham sebesar 80% pada PT Suma Heksa Sinergi yang merupakan operator proyek tambang emas Kerta di Lebak,Banten.

Penyelesaian tagihan tersebut dibukukan sebagai pendapatan lain-lain pada laporan laba rugi perseroan dikarenakan tagihan tersebut telah impaired  atau mengalami penurunan nilai di tahun 2018.Sedangkan sisa US$ 28 juta atau Rp 402,64 miliar  dari pendapatan lain-lain tersebut merupakan penghapusan utang dan penilaian persediaan yang telah dibukukan pada semester pertama pada tahun 2021.

Menurut Direktur Utama & CEO BRMS ,Agus Projosasmito mengatakan pendapatan lain-lain dalam bentuk penyelesaian tagihan,penilaian persediaan dan penghapusan utang tersebut tidak dibukukan secara rutin oleh perseroan.

“Ke depanya ,kami berharap untuk dapat lebih mengandalkan kenaikan pendapatan dari produksi emas kami untuk dapat meningkatan laba bersih,kami yakin bahwa proyek tambang emas Kerta akan berdampak positif terhadap keuangan BRMS, ”ungkapnya dalam siaran pers, Kamis ( 14/05/2022).

Agus Projosasmito menambahkan kepemilikan BRMS atas proyek tambang emas Kerta masih menunggu penyelesaian dokumen terkait dan persetujuan dari pemerintah.

Sementara itu,Direktur & Chied Investor Relations Officer BRMS Herwin Hidayat mengungkapkan , BRMS akan terus meningkatkan kinerja produksi dan keuangan untuk kepentingan para pemegang saham.

Menurutnya konstruksi pabrik emas BRMS kedua yang berada di Palu dengan kapasitas 4.000 ton bijih per hari masih sesuai jadwal diselesaikan tahun ini.Sementara untuk pabrik yang ketiga yang berlokasi di Palu dengan kapasitas 4.000 ton bijih per hari dan pabrik  keempat yang berada di Gorontalo dengan kapsitas 2.000 ton bijih per hari diharapkan dapat mulai beroperasi di kuartal pertama 2024.

“Pabrik emas baru tersebut akan meningkatkan produksi emas perusahaan dalam waktu dekat ini,”tutup Herwin.

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 6 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 6 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 6 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 7 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 7 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 7 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia