Setelah Gojek, Sayurbox, Halodoc, Astra (ASII) Masih Punya Pipeline Start-up yang Dibidik
JAKARTA, investor.id – PT Astra International Tbk (ASII) mempunyai pipeline atau daftar perusahaan new economy yang dibidik untuk berinvestasi.
Presiden Direktur Astra International Djony Bunarto Tjondro mengungkapkan, Astra berkomitmen melakukan digitalisasi dan transformasi digital dengan tujuan Astra ke depannya akan terus relevan dengan ekosistem digital yang ada.
Salah satu pilar dalam transformasi itu adalah dengan terlibat aktif dalam sektor new economy. Hal itu dilakukan dengan berinvestasi di start-up digital.
“Ini sudah kami lakukan misalnya di 2018 dengan Gojek dan 2019, di 2020 mulai melihat yang lain. 2021, kami masuk Sayurbox dan Halodoc,” papar Djony dalam konferensi pers rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) ASII, Rabu (20/4/2022).
Menurut dia, saat ini, Astra masih mempunyai pipeline perusahaan-perusahaan new economy yang sedang dibidik dan diharapkan prosesnya bisa diakselerasi.
“Saat ini ada pipeline yang sedang kami bidik. Kami berharap ini bisa akselerasi karena tujuan kami adalah masuk ke new economy ini menjadi salah satu pilar bagi kami di Astra,” terang Djony.
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






