Jumat, 15 Mei 2026

Reliance Sekuritas: IHSG Berpeluang Menguat, Intip Saham Pilihan Berpotensi Naik

Penulis : Indah Handayani
28 Apr 2022 | 08:39 WIB
BAGIKAN
Sejumlah karyawan melintas di Bursa Efek Indonesia (BEI), di Jakarta. Foto ilustrasi: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal
Sejumlah karyawan melintas di Bursa Efek Indonesia (BEI), di Jakarta. Foto ilustrasi: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

JAKARTA, investor.id - Reliance Sekuritas memprediksi indeks harga saham gabungan (IHSG) akan mengalami penguatan menjelang libur lebaran, Kamis (28/4/2022). IHSG diperkirakan akan diperdagangkan pada kisaran 7.180 – 7.225.

Reliance Sekuritas mengatakan, IHSG diperdagangkan di zona merah pada perdagangan kemarin menjelang libur lebaran, ditutup di level 7196.76 (-0.49%). Saham GOTO dan perbankan menjadi pendorong pelemahan IHSG yang memiliki bobot yang besar untuk IHSG, sementara sentiment eksternal diman Tiongkok yang melakukan lockdown dan kekhawatiran hawkish dari Fed masih menjadi pendorong pelemahan IHSG.

Saham-saham metal mining dan coal mulai di perdagangkan di zona hijau. Beberapa sektor yang mendorong pelemahan IHSG yaitu transportasi dan logistic (-0,86%), sektor financials (-0,64%) dan sektor property dan real estate (-0,56%). Investor asing tercatat membukukan net buy sebesar Rp 152,16 trilliun dengan saham-saham yang paling banyak dikumpulkan adalah BBCA, TLKM, EMTK.

ADVERTISEMENT

Secara teknikal, Reliance Sekuritas menjelaskan, IHSG masih mengalami uptrend yang cukup kuat, IHSG masih tertahan di atas MA 20 dan tertahan di support diagonalnya. “Beberapa saham yang memiliki potensi naik untuk perdagangan hari ini yaitu: KKGI, BUMI, TAPG, BIRD, OASA, INKP, ITMG, PGAS, TKIM, BUKA, HRUM, SAME,” tulis Reliance Sekuritas dalam risetnya.

Kemudian dari bursa AS di tutup mix cendrung menguat hanya Nasdaq yang mengalami pelemahan tipis -0,01%, penguatan bursa AS didorong oleh rilisnya laporan keuangan Q1 yang memuaskan dimana 80% dari 176 emiten di S&P 500 diatas ekspektasi pelaku pasar, hal ini merupakan hal positif ditengah adanya inflasi dan keputusan hawkish oleh The Fed yang dapat mengurangi risiko deflasi di AS yang di takutkan para pelaku pasar.

Pada pagi hari ini, bursa Asia sudah diperdagangkan dengan ceria, saat laporan ini ditulis indeks Nikkei menguat tipis 0,14%, sementara indeks Kospi menguat 0,35%. Penguatan bursa asia pagi ini didorong sentiment yang datang dari Tiongkok yang ingin menyelamatkan ekonominya khususnya untuk infrastruktur spending di tengah lockdown yang terjadi di Tiongkok, berdasarkan data investasi untuk infrastruktur pada Q1/2022 YoY telah mengalami kenaikan 8,5%. Sementara dari Jepang dan Korea Selatan yang rilis data retail sales dan business confidence mengalami kenaikan.

Kemudian dari dalam negeri, Reliance Sekuritas menyebut IHSG pada hari ini kami perkirakan akan mengalami penguatan menjelang libur lebaran, sentiment datang dari foreign direct investment ke Indonesia mengalami kenaikan cukup tinggi sebesar 31,8% yang menyentuh level tertingginya, hal ini menunjukan perekonomian Indonesia semakin solid setelah recovery akibat pandemi. “Saham komoditas kami perkirakan melanjutkan kenaikan khususnya minyak mentah yang mengalami kenaikan. IHSG kami perkirakan akan bergerak pada rentang 7.180 – 7.225,” tutup Reliance Sekuritas.

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 4 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 4 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 4 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 5 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 5 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 5 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia