Kamis, 14 Mei 2026

BEI Penasaran soal Laba Nilai Investasi Bukalapak (BUKA) di Allo Bank (BBHI), IniJawabnya

Penulis : Thresa Sandra Desfika
18 Mei 2022 | 09:23 WIB
BAGIKAN
PT Bukalapak.com Tbk. Foto: Perseroan
PT Bukalapak.com Tbk. Foto: Perseroan

JAKARTA, investor.id – Bursa Efek Indonesia (BEI) meminta penjelasan terkait laporan laba rugi PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) per 31 Maret 2022.

Adapun salah satu yang dimintai penjelasan oleh BEI adalah mengenai Bukalapak yang menyajikan laba nilai investasi yang belum dan sudah terealisasi sebagai komponen laba usaha perseroan.

BEI, yang terungkap dalam keterbukaan informasi yang disampaikan BUKA pada 17 Mei 2022, menanyakan apa yang menjadi pertimbangan perseroan menyajikan laba nilai investasi sebagai komponen laba usaha dan bukan setelah laba usaha dan menjadi komponen laba (rugi) sebelum pajak, mempertimbangkan kegiatan usaha utama perseroan bukan mencari keuntungan melalui transaksi efek.

ADVERTISEMENT

Terkait hal tersebut, manajemen BUKA memberikan tanggapan bahwa berdasarkan pertimbangan perseroan, saat ini investasi tersebut merupakan bagian dari kegiatan bisnis operasi yang mendukung bisnis utama perseroan. Hal ini, ungkap manajemen, sejalan dengan perubahan penggunaan dana initial public offering (IPO) yang telah disetujui oleh rapat umum pemegang saham (RUPS).

"Berdasarkan poin di atas dan PSAK 1, perseroan menyajikan keuntungan atas investasi tersebut dalam
komponen laba usaha perseroan," jelas keterbukaan informasi BUKA.

Sebelumnya, Bukalapak membukukan laba operasional sebesar Rp 14,42 triliun pada kuartal II-2022 atau meningkat drastis 4.497% dari rugi operasional Rp 328 miliar pada kuartal I-2021.

Hal itu terutama disebabkan oleh laba nilai investasi dari PT Allo Bank Indonesia Tbk (BBHI). “Oleh karena itu, perseroan juga mencatat laba bersih sebesar Rp 14,54 triliun atau meningkat sebesar 4.593% dari rugi bersih Rp 324 miliar,” ujar manajemen dalam keterangan resmi, Kamis (28/4/2022).

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 10 menit yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 40 menit yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 51 menit yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Macroeconomy 1 jam yang lalu

Core Dukung Perluasan Insentif ke Sektor Padat Karya

Core dorong pemerintah memperluas program padat karya dan insentif industri manufaktur demi jaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.
Macroeconomy 2 jam yang lalu

Giliran Purbaya Respons Surat Investor China soal Iklim Investasi RI

Menkeu Purbaya merespons keluhan pengusaha China soal iklim investasi RI dan menegaskan pemerintah tetap utamakan kepentingan nasional.
Finance 2 jam yang lalu

Livin’ by Mandiri Beri Kemudahan Nasabah Berkurban

Bank Mandiri mempermudah pembelian hewan kurban secara digital melalui fitur Sukha di aplikasi Livin’ by Mandiri.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia