PunyaBisnis Baru, Saham Bank Jago (ARTO) Melesat 16,61% di Sesi I
JAKARTA, Investor.id - Di tengah beredarnya kabar ekspansi bisnis baru, saham PT Bank Jago Tbk (ARTO) ditutup melesat pada sesi I perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (19/5/2022). Saham ARTO naik Rp 1.175 (16,61%) menjadi Rp8.250 per saham.
Bahkan, di awal sesi II, saham ARTO lanjutkan penguatan hingga mrncapai level tertinggi Rp 8.450. Adapun, hingga berita ini diturunkan, saham ARTO bertengger di Rp 8.325.
Padahal, di awal sesi I, saham ARTO sempat dibuka di zona merah hingga turun 6,7% ke Rp 6.600. Namun , saham ARTO langsung rebound ke area hijau dan menghapus kerugian penurunan harga dalam 2 hari berturut-turut. Volume perdagangan saham bank digotal ini juga ramai dengan volume transaksi mencapai 87,82 juta saham dan nilai transaksi Rp 662,91 miliar. Volume perdagangan dan nilai transaksi pada sesi 1 ini merupakan yang terbesar sejak 25 Februari 2022.
Dengan penutupan di harga Rp 8.250, kapitalisasi pasar saham ARTO naik jadi Rp114,31 triliun dan kembali melewati kapitalisasi pasar PT Allo Bank Indonesia Tbk (BBHI) yang tercatat Rp 110,82 triliun.
Kenaikan harga saham ini terjadi setelah berhembus informasi di pasar saham bahwa Bank Jago memiliki strategi bisnis baru dalam meningkatkan penetrasi kredit. Bank digital pertama di Indonesia ini akan menggandeng sebuah ekosistem baru dalam memperluas kredit pada segmen otomotif.
“Bank Jago sudah menjalin komunikasi yang intensif dengan ekosistem otomotif ini. Mereka segera signing kerja sama dalam bisnis baru ini,” ujar seorang eksekutif yang enggan diungkapkan identitasnya.
Dia pun belum mau membeberkan nama mitra baru dari Bank Jago, meski memberikan petunjuk bahwa institusi ini merupakan salah satu startup otomotif terbesar di Asia Tenggara. “Tunggu saja, dalam hitungan hari bakal ada informasi mengenai hal ini,” ujarnya.
Sebagai informasi, Bank Jago aktif melakukan kerja sama pembiayaan atau partnership lending dengan sejumlah fintech, lembaga keuangan, dan startup. Totalnya ada 32 institusi yang bekerja sama dengan Bank Jago dan sebagian besar di antaranya adalah kerja sama pembiayaan. Berkat business model ini, kredit Bank Jago melesat 376% dalam setahun terakhir menjadi Rp6,14 triliun pada akhir kuartal I/2022.
Saat ini ada lebih dari 17 analis dari berbagai sekuritas yang mengcover saham Bank Jago. Rata-rata target harga saham ARTO masih berada di atas Rp15.000.
Editor: Investor.id
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Tag Terpopuler
Terpopuler


