Jumat, 15 Mei 2026

Erajaya (ERAA) Buyback Saham Rp 319 Miliar

Penulis : Thresa Sandra Desfika
20 Mei 2022 | 10:00 WIB
BAGIKAN
PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA). (Foto: Ist)
PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA). (Foto: Ist)

JAKARTA, investor.id – PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) merencanakan untuk melakukan pembelian kembali (buyback) saham perseroan yang telah dikeluarkan dan tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan jumlah sebanyak-banyaknya sebesar Rp 319 miliar.

Jumlah saham yang akan dibeli kembali tidak akan melebihi 20% dari modal disetor, dengan ketentuan paling sedikit saham yang beredar adalah 7,5% dari modal disetor perseroan.

Dalam keterbukaan informasi ERAA dijelaskan bahwa pembelian kembali saham perseroan akan dilakukan secara bertahap untuk periode tiga bulan terhitung sejak 20 Mei 2022 sampai dengan 19 Agustus 2022. Pelaksanaan transaksi pembelian saham akan dilaksanakan melalui BEI.

ADVERTISEMENT

“Perseroan meyakini bahwa pembelian kembali saham tidak mempengaruhi kondisi keuangan perseroan karena sampai dengan saat ini, perseroan mempunyai modal yang memadai untuk membiayai kegiatan usaha perseroan,” terang keterbukaan informasi Erajaya, Jumat (20/5/2022).

Biaya pembelian kembali saham direncanakan sebanyak-banyaknya sebesar Rp 319 miliar yang berasal dari kas internal perseroan, tidak termasuk biaya pembelian kembali saham, komisi pedagang perantara, serta biaya lain berkaitan dengan pembelian kembali saham.

Dengan asumsi Erajaya menggunakan kas internal untuk buyback saham perseroan sebesar Rp 319 miliar, maka aset dan ekuitas akan menurun sebesar Rp 319 miliar, ditambah biaya transaksi pembelian kembali saham.

Berkenaan dengan transaksi tersebut, maka dampak terhadap biaya operasional perseroan tidak akan material sehingga laba-rugi diperkirakan masih sejalan dengan target perseroan.

Atas hal-hal tersebut, ERAA keyakinan bahwa pelaksanaan transaksi pembelian kembali saham perseroan tidak akan memberikan dampak negatif yang material terhadap kegiatan usaha perseroan, mengingat perseroan memiliki modal dan cash flow yang cukup untuk melaksanakan pembiayaan transaksi bersamaan dengan kegiatan usaha perseroan.

“Pembelian saham kembali perseroan akan dilakukan pada harga yang dianggap baik dan wajar oleh direksi perseroan, sesuai dengan regulasi yang berlaku,” jelas keterbukaan informasi ERAA.

Perseroan telah menunjuk PT CGS-CIMB Sekuritas Indonesia untuk melakukan pembelian kembali saham perseroan untuk periode 20 Mei 2022 sampai dengan 19 Agustus 2022 dengan memperhatikan peraturan perundangan yang berlaku.

“Setelah berakhirnya periode pembelian kembali saham, perseroan dapat melakukan pengalihan atas saham hasil pembelian kembali dengan meperhatikan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku khususnya POJK No. 2/POJK.04/2013,” jelas keterbukaan informasi Erajaya.

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 30 menit yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 34 menit yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 1 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 2 jam yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 3 jam yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 3 jam yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia