Jumat, 15 Mei 2026

Crossing Saham Mark Dynamics (MARK), Asing Net Sell Rp 1,5 Triliun

Penulis : Parluhutan Situmorang
3 Jun 2022 | 11:41 WIB
BAGIKAN
PT Mark Dynamics Indonesia Tbk
PT Mark Dynamics Indonesia Tbk


JAKARTA, Investor.id - Investor asing merealisasikan penjualan bersih (net sell) saham PT Mark Dynamics Indonesia Tbk (MARK) senilai Rp 1,56 triliun kepada investor domestik. Jumlah saham yang dilepas mencapai 1,33 miliar saham.

Transaksi saham tersebut berlangsung pada sesi I perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (3/6). Pelepasan tersebut dilaksanakan melalui crossing saham di pasar negosiasi dengan harga penjualan sebanyak 570 juta saham pada harga Rp 1.135 dan sebanyak 760 juta saham di harga Rp 1.200.

Berdasarkan data perseroan, Tecable (HK) Co Ltd bertindak sebagai pengendali dengan kepemilikan sebanyak 2,99 miliar atau 78,82% saham MARK dan sisanya dikuasai pemegang saham publik sebanyak 665,38 juta atau merefleksikan 17,51%.

ADVERTISEMENT

Sedangkan pada perdagangan saham hari ini, saham MARK melemah Rp 20 (1,67%) menjadi Rp 1.180. Saham produsen cetakan sarung tangan ini bergerak dalam rentang Rp 1.160-1.200 per saham.

Hingga kuartal I-2022, Mark Dynamics membukukan kenaikan pendapatan sebesar 66,02% menjadi Rp 361 miliar, dibandingkan periode sama tahun sebelumnya Rp 217 miliar. Sejalan dengan itu, laba bersih melesat 80,4% menjadi Rp 125 miliar.

Direktur Utama Mark Dynamics Ridwan Goh menegaskan, kinerja positif ini didukung oleh kesadaran masyarakat akan kesehatan dan kebersihan. Keadaan ini membuat perusahaan cetakan sarung tangan di berbagai negara memperbesar kapasitas produksi dengan membangun pabrik baru.

Walaupun saat ini Covid-19 sudah masuk dalam endemi, tidak seagresif tahun lalu, dia menilai, permintaan masih stabil. Sebab, pelanggan masih meningkatkan permintaann untuk replacement cetakan sarung tangan. Selain itu, perseroan terus meningkatkan produktivitas dan efisiensi, sehingga bisa melanjutkan tren penguatan laba bersih.

Mark Dynamics, kata dia, juga memperluas cakupan penjualan global, dengan penetrasi ke Republik Rakyat Tiongkok, Amerika Serikat, Malaysia, Thailand, dan Afrika Selatan. Negara-negara itu merupakan pasar terbesar sarung tangan dunia.


 

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 45 menit yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 47 menit yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 2 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 8 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 8 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 8 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia