Metrodata (MTDL) Bagi-bagi Dividen Rp 10,5 per Saham, Ini Tanggal Mainnya!
JAKARTA, investor.id – PT Metrodata Electronics Tbk (MTDL) menetapkan dividen tahun buku 2021 senilai Rp 128,9 miliar. Angka tersebut menunjukkan peningkatan sebesar 41,9% dari total dividen yang dibagikan tahun buku 2022.
Selain itu, total dividen tersebut merupakan 25,3% dari laba bersih perseroan tahun buku 2021 di mana akan dibagikan kepada 12,2 7 miliar saham atau masing-masing saham akan menerima Rp 10,5.
Perseroan sendiri mencatatkan laba bersih pada tahun 2021 senilai Rp 508,88 miliar, sehingga terdapat Rp 379,9 miliar atau 74,7% dari laba bersih 2021 yang dicatatkan sebagai laba ditahan.
Presiden Direktur Metrodata Electronics Susanto Djaja sempat mengatakan, dividen itu setara dengan 25,3% dari laba bersih tahun 2021 sebesar Rp 508,9 miliar.
"Dividen merupakan komitmen kami untuk terus mensejahterakan para pemegang saham. Hal ini juga didorong oleh kinerja MTDL yang positif sepanjang tahun 2021 sehingga mendapatkan penjualan dan laba bersih yang optimal," jelasnya dalam keterangan tertulis, belum lama ini.
Ia menambahkan, kinerja positif selama 2021 tak lepas dari upaya Metrodata sebagai digital solution provider and technology innovator yang terus memperluas portofolio bisnisnya dalam mendukung ekonomi digital di Indonesia. Ke depan, perseroan melihat peluang yang baik untuk berbagai permintaan produk dan solusi digital yang terus meningkat.
Berikut jadwal pembagian dividen Metrodata Electronics:
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






