Kamis, 14 Mei 2026

Siapakah Manajer Investasi Terbaik di Indonesia? Ini Jawabnya...

Penulis : Jauhari Mahardhika
6 Jun 2022 | 13:34 WIB
BAGIKAN
Afifa - CEO & President Director PT Manulife Aset Manajemen Indonesia atau MAMI (tengah), Justitia Tripurwasani - Director & Chief Legal, Risk and Compliance Officer MAMI (kiri), dan Ezra Nazula - Director & Chief Investment Officer, Fixed Income MAMI (kanan).
Afifa - CEO & President Director PT Manulife Aset Manajemen Indonesia atau MAMI (tengah), Justitia Tripurwasani - Director & Chief Legal, Risk and Compliance Officer MAMI (kiri), dan Ezra Nazula - Director & Chief Investment Officer, Fixed Income MAMI (kanan).

JAKARTA, investor.id – PT Manulife Aset Manajemen Indonesia (MAMI) kembali menerima pengakuan sebagai manajer investasi terbaik di Indonesia. MAMI meraih penghargaan Fund House of the Year dari AsianInvestor, sebuah perusahaan publikasi terkemuka yang berbasis di Hong Kong dengan fokus seputar pengelolaan aset dan modal di Asia.

Afifa, CEO & presiden direktur Manulife Aset Manajemen Indonesia, mengatakan bahwa pihaknya telah menerima penghargaan bergengsi ini untuk kelima kalinya. “Penghargaan yang sama dari AsianInvestor juga kami terima pada tahun 2019, 2018, 2013, dan 2009. Pengakuan dari pihak eksternal atas keunggulan MAMI sangat berarti bagi kami,” kata dia dalam keterangan tertulis, Senin (6/6/2022).

Afifa menegaskan bahwa hal tersebut merupakan bentuk validasi atas keunggulan strategi yang diterapkan dalam pengelolaan dana para investor. Fokus utama Manulife Aset Manajemen Indonesia adalah memberikan kinerja produk yang optimal, menawarkan solusi investasi yang sesuai dengan kebutuhan para investor, serta memberikan layanan investasi yang terbaik bagi seluruh investor institusi dan individu.

ADVERTISEMENT

MAMI juga terus berinovasi, mengikuti perkembangan terkini, serta menyesuaikan dengan kebutuhan investor yang makin beragam dan meningkat. “Kami berupaya maksimal untuk memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat Indonesia, termasuk dalam memberikan edukasi finansial dan melakukan kegiatan sosial,” tuturnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, di tengah pandemi pada tahun 2021, MAMI tetap melakukan kegiatan edukasi finansial secara online bagi berbagai lapisan masyarakat, antara lain bagi 420 mahasiswa/i dari 35 perguruan tinggi di 23 provinsi di Indonesia. Pihaknya juga memberikan market update dan market outlook secara rutin kepada para investor institusi dan individu melalui berbagai jalur komunikasi.

Selain itu, MAMI melakukan kegiatan sosial, antara lain dengan memberikan donasi berupa iuran sekolah bagi 338 pelajar yang tersebar di sembilan wilayah di Indonesia, menyediakan rumah belajar untuk sekolah non-formal bagi anak-anak usia playgroup hingga SMA, dan menyalurkan dana purifikasi reksa dana syariah MAMI untuk merenovasi jembatan di Gununghalu, Jawa Barat.

Afifa menambahkan, tahun lalu, MAMI juga terus memperluas jalur distribusi reksa dana kelolaannya melalui penandatanganan kerja sama dengan tiga mitra distribusi baru. Kini, produk reksa dana MAMI telah tersedia di 34 mitra distribusi, yang terdiri atas 22 mitra bank dan 12 mitra non-bank. Berkat dukungan para mitra distribusi ini, jumlah investor yang mempercayakan pengelolaan dananya pada MAMI pun bertambah sekitar 134% hingga mencapai lebih dari 1,5 juta investor per akhir 2021.

Di tengah kondisi pasar finansial global yang volatile serta berbagai tantangan lainnya yang dihadapi oleh industri sejak akhir Maret 2021 hingga akhir Maret 2022, MAMI berhasil mencatatkan pertumbuhan dana kelolaan atau AUM reksa dana sebesar 14,3% (yoy) hingga mencapai Rp 59,6 trilun per akhir Maret 2022. Angka pertumbuhan ini jauh melampaui industri yang tumbuh sebesar 0,41% (yoy) per Maret 2022.

MAMI pun berhasil mempertahankan posisinya di peringkat pertama dalam daftar perusahaan manajer investasi dengan AUM reksa dana terbesar di Indonesia. MAMI merupakan satu-satunya manajer investasi di Indonesia dengan pangsa pasar double digit, yaitu sebesar 10,5%.

Pertumbuhan AUM reksa dana MAMI tentunya memberikan kontribusi penting bagi pertumbuhan total AUM MAMI. Pada periode satu tahun terakhir, total AUM MAMI tumbuh sebesar 10,7% (yoy) hingga mencapai Rp 109,4 triliun per akhir Maret 2022.

Editor: Jauhari Mahardhika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


National 1 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 1 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 1 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 2 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 2 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 3 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia