IHSG Tertekan, Sampai Kapan?
JAKARTA, investor.id – Direktur Anugerah Mega Investama Hans Kwee memprediksi IHSG bakal terus tertekan dan memerah hingga jelang akhir pekan atau Kamis (16/6/2022). Hal itu terjadi karena sangat dipengaruhi dari faktor sentimen global. Sebab pelaku pasar dan investor masih menunggu pengumuman The Fed mengenai keputusan suku bunga pada 15 Juni mendatang.
“Pasar menunggu keputusan itu. Jika soal kenaikan, memang sudah dipastikan akan naik. Tapi pasar lebih menantikan ucapan dari para petinggi The Fed mengenai agresivitas mereka menaikkan suku bunga,” jelas Hans kepada Investor Daily, Senin (13/6/2022).
Hans menambahkan, apabila kenaikan dua kali sebesar 50 basis poin ternyata tidak berubah dan akan lebih agresif, tentu pasar akan merespon negatif. Sebab, pasar saat ini menilai ada kemungkinan The Fed akan menaikan suku bunga sebanyak lima kali lagi hingga akhir tahun atau tanpa jeda. Dengan kisaran kenaikan antara 25-50 basis poin. Hal ini tentu saja membuat pelaku pasar melihat semakin agresifnya kenaikan suku bunga malah akan semakin menjerumuskan ekonomi ke jurang resesi.
Namun, lanjut Hans, jika ternyata sebaliknya atau tidak terlalu agresif, pasar akan bergerak positif. “Kemungkinan setelah pengumuman The Fed itu bursa baru akan menguat pada akhir pekan itu. Tentu jika petinggi The Fed tidak akan agresif menaikan suku bunga. Hal ini kemungkinan akan membuat ada peluang rebound di pasar pada Jumat. Namun, sebelum itu, kemungkinan sepekan ini IHSG masih akan berada di bawah 7.000,” tegasnya.
Sedangkan dari dalam negeri, Hans menilai tidak ada sentimen negatif yang membuat IHSG terpuruk. Ia menilai soal kenaikan angka kasus Covid-19 yang terjadi saat ini sangat tipis, sehingga tidak perlu dikhawatirkan. Hal ini ditambah lagi dengan kondisi inflasi Indonesia yang beruntung. Sebab, terbilang cukup rendah dan terkendali.
“Inflasi Indonesia cukup bagus. Hal ini akan tetap terkendali selama pemerintah mempertahankan admission price,” tutupnya.
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






