Ekonomi Global Bisa Makin Dekat ke Tepi Resesi
JAKARTA, investor.id – Para pelaku pasar terus mencermati dampak dari penaikan suku bunga acuan Amerika Serikat (Fed Fund Rate/FFR) oleh bank sentral AS, Federal Reserve (The Fed). Sesuai rencana, The Fed akan mengumumkan kenaikan FFR pada Rabu (15/6/2022) waktu setempat.
Banyak kalangan yakin The Fed akan mengerek FFR sebesar 0,5%, bahkan tidak menutup kemungkinan lebih agresif dengan penaikan hingga 0,75% guna memerangi inflasi AS yang sebesar 8,6% atau tertinggi sejak 1981. The Fed juga dikabarkan bakal merilis prediksi pertumbuhan ekonomi AS.
Namun, kenaikan suku bunga lebih agresif di tengah kondisi geopolitik yang tidak stabil dan mengganggu rantai pasok akan memicu resesi ekonomi di negara tersebut. “Kalau FFR naik 75 basis poin, yield 10Y Treasury bisa mendekati 4%,” kata mantan Dirut Bursa Efek Jakarta, Hasan Zein Mahmud dalam ulasannya.
Dia menegaskan, hal itu akan membuat rupiah melemah cukup tajam. Alhasil, Bank Indonesia (BI) ‘harus’ menaikkan suku bunga acuan dan pemerintah ‘dipaksa’ menaikkan kupon surat utang negara (SUN). “Ekonomi global akan makin dekat ke tepi resesi,” tulis Hasan.
Editor: Jauhari Mahardhika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China
Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya
Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karatDuit Asing Tumpah ke Saham ADRO
Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast
Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di IndonesiaBERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.Tag Terpopuler
Terpopuler






