Jumat, 15 Mei 2026

DPR Nilai Investasi Telkomsel ke GOTO Sudah Sesuai Aturan

Penulis : Thresa Sandra Desfika
15 Jun 2022 | 09:11 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi Telkomsel. (IST)
Ilustrasi Telkomsel. (IST)

JAKARTA, investor.id – Komisi VI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menggelar rapat Panitia Kerja (Panja) Investasi BUMN pada Selasa, 14 Juni 2022. Rapat yang melibatkan perusahaan PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) dan Telkomsel ini dilakukan untuk membahas investasi Telkomsel di PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO).

Direktur Utama Telkomsel Hendri Mulya Syam dalam paparannya menjelaskan tahapan-tahapan dari proses investasi pada PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk, termasuk keuntungan-keuntungan yang didapat dari investasi tersebut.

"Kami telah memaparkan secara rinci kepada Komisi VI DPR terkait setiap proses pengambilan keputusan serta dasar atas aksi korporasi Telkomsel yang memutuskan untuk berinvestasi pada GoTo," kata Hendri di Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa (14/6).

ADVERTISEMENT

Hendri pun mengungkapkan apresiasinya kepada DPR yang telah memberikan kesempatan bagi pihaknya untuk memberikan penjelasan yang komprehensif melalui forum rapat tadi. "Alhamdulilah tadi sudah kami sampaikan dengan rinci dan lugas. Para anggota parlemen pun telah menyampaikan pesan dan aspirasinya sebagai wujud kepedulian kepada Telkom Grup," ucapnya.

Hendri menegaskan investasi Telkomsel di GoTo adalah murni keputusan profesional, sesuai aturan tata kelola yang baik atau good corporate governance (GCG) dan mengacu pada business rules yang berlaku.

Proses evaluasi dan persetujuan investasi senilai US$ 450 juta di Gojek dilakukan secara menyeluruh dengan melibatkan penasihat finansial dan legal independen.

Menurut Hendri Mulya, pada saat persetujuan investasi 16 November 2020, tidak ada keterlibatan komisaris Telkom. Keputusan investasi hanya sampai pada persetujuan akhir Telkom dan Singtel dalam rapat dewan komisaris Telkomsel.

Selain itu, proses investasi Telkomsel di Gojek juga telah merujuk pada peraturan perundang-undangan dan regulasi yang berlaku, yakni Kitab UU Hukum Perdata, UU No 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas, PP No 27 Tahun 1998 tentang Penggabungan, Peleburan, dan Pengambilalihan Perseroaan Terbatas, dan anggaran dasar Telkomsel No. 69 Tahun 2008.

Investasi Telkomsel ke GoTo lebih bertujuan menghasilkan value synergic positif untuk menciptakan dan memperkuat ekosistem digital nasional.

Anggota Komisi VI DPR Haris Turino mengatakan, setelah mencermati penjelasan Direktur Utama Telkom dan Telkomsel dalam Rapat Panja hari ini, dapat dipahami bahwa investasi tersebut bertujuan untuk pengembangan portofolio bisnis Telkom Grup di tengah tantangan industri telekomunikasi.

"Saya selaku anggota panja dan anggota Komisi VI DPR RI bisa memahami alasan investasi Telkom melalui Telkomsel di GOTO. Investasi ini semata-mata adalah pengembangan portofolio bisnis yang saat ini menghadapi pertumbuhan yang stagnan di industri inti telekomunikasi," kata Haris.

Ia pun menilai investasi tersebut bukan semata-mata untuk memperoleh capital gain jangka pendek, tetapi terciptanya sinergi antara Telkomsel dan GoTo di masa mendatang.

"Besaran dana yang diinvestasikan adalah Rp 6,4 triliun dengan harga perolehan sebesar Rp 270 per saham. Ini lebih rendah dibandingkan dengan harga IPO sebesar Rp 338. Jumlah saham yang dimiliki adalah 23,7 juta lembar saham. Kalau dilihat dari harga saham GoTo saat ini, maka sebenarnya Telkom sudah mencetak laba unrealized sebesar Rp 2,8 triliun dari investasi tersebut," jelasnya.

Hingga kini, dari hasil investasi di GoTo, Telkomsel telah menikmati nilai sinergi sebesar Rp 473,8 miliar pada 2021 dan Rp 153,7 miliar pada kuartal I-2022. Sinergis tersebut berasal dari jumlah pengguna Gojek yang menggunakan Telkomsel meningkat 25,7% secara year on year, penetrasi jumlah pengguna paket swadaya Telkomsel sekitar 92% dari total pengemudi Gojek yang menggunakan Telkomsel, pengemudi Gojek sebagai pengecer (reseller) tumbuh 74,3% secara tahunan, transaksi pembelian paket di GoPulsa tumbuh 131,8%, dan pertumbuhan paket data di aplikasi MyTelkomsel menggunakan GoPay tumbuh 50,4%.

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Macroeconomy 12 menit yang lalu

Fundamental Ekonomi Kuat, Masyarakat Jangan Panik

Pemerintah secara konsisten melakukan sejumlah pembenahan untuk memperkuat sumber pertumbuhan ekonomi domestik.
Market 44 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 55 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 59 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 2 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 2 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia