Jumat, 15 Mei 2026

Net Sell Rp 139 Miliar, Saham LINK dan SMMA Paling Aktif Ditransaksikan Investor Asing

Penulis : Parluhutan Situmorang
22 Jun 2022 | 15:24 WIB
BAGIKAN
Pengunjung memotret menggunakan ponsel layar elektronik yang menampilkan pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta. (BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal)
Pengunjung memotret menggunakan ponsel layar elektronik yang menampilkan pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta. (BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal)

JAKARTA, Investor.id - Pemodal asing merealisasikan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 139,13 miliar di seluruh pasar, sejalan dengan penurunan indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (22/6), ditutup terkoreksi 59,76 poin (0,85%) menjadi 6.984,31.

Berikut lima saham dengan net sell terbanyak, yaitu saham PT Sinarmas Multiartha Tbk (SMMA) sebanyak Rp 892,33 miliar, PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) Rp 128,80 miliar, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 69 miliar, PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) Rp 67,14 miliar, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 47,58 miliar.

Sedangkan lima saham dengan pembelian bersih (net buy) terbanyak melanda saham PT Link Net Tbk (LINK) Rp 1,22 triliun, PT Bukit Asam Tbk (PTBA) Rp 70,87 miliar, PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) Rp 55,62 miliar, PT Adaro Minerals Indonesia Tbk (ADMR) Rp 41,95 miliar, dan PT Astra International Tbk (ASII) Rp 25,85 miliar.

ADVERTISEMENT

Pelemahan indeks dipicu atas penurunan hampir seluruh sektor saha, kecuali saham sektor consumer non cyclicals naik 0,55%. Sedangkan saham keuangan melemah 1,45%, saham sektor teknologi 1,22%, saham sektor material dasar 1,71%, sektor industri sekitar 1,01%, dan sektor kesehatan 0,86%.

Berikut beberapa saham dengan penguatan tertinggi, yaitu tiga saham berhasil naik hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham PT Hotel Fitra International Tbk (FITT) naik Rp 54 (24,55%) menjadi Rp 274, PT Trimuda Nuansa Citra Tbk (TNCA) naik Rp 108 (24,43%) menjadi Rp 550, dan PT Rig Tenders Indonesia Tbk (RIGS) menguat Rp 140 (24,35%) menjadi Rp 715. Lonjakan PT Djasa Ubesakti Tbk (PTDU) naik Rp 16 (17,58%) menjadi Rp 107 dan PT Urban Jakarta Propertindo Tbk (URBN) naik Rp 52 (17,93%) menjadi Rp 342.

Sedangkan lima saham dengan penurunan terdalam melanda saham PT Mustika Ratu Tbk (MRAT), PT Timah Tbk (TINS), PT Kino Indonesia Tbk (KINO), PT Esta Multi Usaha Tbk (ESTA), dan PT Mulia Industrindo Tbk (MLIA).

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Macroeconomy 16 menit yang lalu

Fundamental Ekonomi Kuat, Masyarakat Jangan Panik

Pemerintah secara konsisten melakukan sejumlah pembenahan untuk memperkuat sumber pertumbuhan ekonomi domestik.
Market 48 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 59 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 1 jam yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 2 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 2 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia