Jumat, 15 Mei 2026

Kehawatiran Inflasi, IHSG Sempat Anjlok hingga di Bawah Level Penutupan Akhir 2021

Penulis : Parluhutan Situmorang
4 Jul 2022 | 10:45 WIB
BAGIKAN
Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta. (BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal)
Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta. (BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal)

JAKARTA, Investor.id - Indeks harga saham gabungan (IHSG) anjlok dalam hingga 228 poin (3,32%) menjadi 6.566 hanya dalam 1,5 jam transaksi hari ini, Senin (4/7). Level tersebut sudah berada di bawah penutupan IHSG akhir tahun lalu dengan level 6.581.

Penurunan dalam IHSG akibat inflasi secara tahunan (year on year/yoy) hingga Juni 2022 telah menembus 4,35%. Angka tersebut adalah yang tertinggi sejak Juni 2017 atau dalam lima tahun terakhir. Hal ini mendorong kekhwatiran pasar bahwa Bank Indonesia akan menaikkan suku bunga agresif mulai bulan ini.

Dengan penurunan dalam tersebut, level IHSG intraday telah berada di bawah level penutupan akhir tahun lalu. Sebagaimana diketahui, IHSG akhir tahun lalu ditutup berada di level 6.581.

ADVERTISEMENT

Penurunan dalam IHSG sesi I disumbangkan seluruh sektor saham dengan pelemahan terdalam melanda saham sektor teknologi 4,17%, saham sektor keuangan 3%, dan saham sektor consumer non cyclicals sebanyak 2,7%.

Lima saham dengan nilai kapitalisasi pasar terbesar juga mencatatkan penurunan dalam, yaitu saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) turun sekitar Rp 175 (2,4%) menjadi Rp 7.075, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) turun Rp 120 (2,9%) menjadi Rp 4.020, PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) amblas hingga auto reject bawa (ARB) dengan penurunan Rp 24 (6,49%) menjadi Rp 346, PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) turun Rp 110 (2,74%) menjadi Rp 3.900, dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI)melemah Rp 225 (2,63%) menjadi Rp 7.375.

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 14 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 25 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 29 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 1 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 1 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia