Harga Minyak Melaju, Begini Prospek Saham Medco (MEDC)
JAKARTA, Investor.id - Saham PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) direkomendasikan beli dengan target harga Rp 780. Target tersebut mempertimbangkan lonjakan kinerja keuangan perseroan hingga kuartal I-2022 dan potensi berlanjutnya pertumbuhan kinerja sampai akhir tahun sejalan dengan tingginya harga minyak dunia.
Medco Energi membukukan pertumbuhan laba bersih hingga lebih dari 10 kali lipat atau naik 1.638% pada kuartal I-2022 menjadi US$ 90 juta. Pendapatan perseroan juga melesast 62% mmenjadi US$ 488 juta. Lonjakan ditopang oleh pertumbuhan pendapatan segmen migas hingga 64%.
“Berdasarkan penelitian kami terhadap rata-rata harga jual minyak (ASP) Medco, harga minyak Brent dan ASP MEDC memiliki korelasi positif. Artinya, jika harga minyak Brent naik, ASP MEDC juga akan naik. Dengan kenaikan harga minyak Brent belakangan ini, tentunya akan menjadi katalis positif bagi ASP MEDC,” tulis analis Samuel Sekuritas Muhammad Gibran dan Muhammad Farras Farhan dalam risetnya.
Tidak hanya itu, mereka menyebutkan, Medco diprediksi memproduksi sebanyak 160 mboepd (+70% yoy) minyak dan gas tahun ini. Dengan volume tersebut, saham MEDC direkomendasi beli saham MEDC dengan target harga Rp 780. Target tersebut merefleksikan 2.4x EV/EBITDA FY23F.
Hingga kini, Samuel Sekuritas menyebutkan, harga minyak Brent telah naik signifikan mencapai 48% dipicu konflik geopolitik yang mengakibatkan terhentinya pasokan minyak dari Rusia. Dalam laporan bulanan International Energy Agency menyebutkan bahwa permintaan minyak dunia akan mencapai 101,600 boepd (+2,2% yoy) pada 2023, melampaui level pra-pandemi.
Kapasitas penyulingan dunia juga diperkirakan naik mencapai 1,000 boepd pada tahun 2022 dan 1,600 boepd pada 2023. Kombinasi turunnya pasokan dan tingginya permintaan mendorong kami memperkirakan harga minyak Brent akan mencapai US$ 100/bbl pada 2022.
Editor: Investor.id
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






