Jumat, 15 Mei 2026

Wow! Laba Bersih BCA (BBCA) Melonjak 24,9%

Penulis : Lona Olavia
27 Jul 2022 | 15:29 WIB
BAGIKAN
Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja dalam paparan kinerja BCA semester I-2022, Rabu (27/7/2022).
Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja dalam paparan kinerja BCA semester I-2022, Rabu (27/7/2022).

JAKARTA, investor.id - PT Bank Central Asia (Persero) Tbk (BBCA) atau BCA berhasil mencatatkan pertumbuhan positif pada semester I-2021. Hal ini terefleksikan dengan tumbuhnya laba bersih BCA sebesar 24,9% secara tahunan atau year on year (yoy) menjadi Rp 18 triliun, dari sebelumnya Rp 14,5 triliun.

Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja mengatakan, tingginya pertumbuhan laba itu selaras dengan kenaikan kredit perseroan. Di mana, penyaluran kredit pada enam bulan pertama tahun 2022 meningkat Rp 38,2 triliun atau tumbuh 13,8% menjadi Rp 675,4 triliun. Pencapaian itu menjadi rekor pertumbuhan kredit tertinggi sepanjang kuartalan.

"Kami melihat permintaan kredit modal kerja yang kuat menjelang Hari Raya Idul Fitri dan minat konsumer yang membaik. KPR dan KKB juga meningkat selama BCA Expoversary 2022 yang pencapaiannya melebihi rata-rata event tahun lalu," ujarnya dalam paparan kinerja BCA semester I-2022, Rabu (27/7/2022). 

ADVERTISEMENT

BCA juga membukukan pertumbuhan positif pada pendapatan bunga bersih (net interest income/NII) selama semester I-2022, yakni naik 5,3% YoY menjadi Rp 29,8 triliun. Pendapatan selain bunga tumbuh 8,9% YoY menjadi Rp 11,1 triliun, ditopang kenaikan pendapatan fee dan komisi sebesar 15,0% YoY.

Secara total, pendapatan operasional tercatat sebesar Rp 40,9 triliun atau naik 6,3% YoY. Seiring dengan peningkatan kualitas aset, biaya provisi tercatat turun Rp 2,8 triliun dibandingkan tahun lalu.

"Didukung oleh pencapaian-pencapaian positif tersebut, laba bersih BCA naik 24,9% YoY menjadi Rp 18 triliun," sebut Jahja.    

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Macroeconomy 19 menit yang lalu

Fundamental Ekonomi Kuat, Masyarakat Jangan Panik

Pemerintah secara konsisten melakukan sejumlah pembenahan untuk memperkuat sumber pertumbuhan ekonomi domestik.
Market 51 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 1 jam yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 1 jam yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 2 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 2 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia