Jumat, 15 Mei 2026

Kinerja Lampaui Estimasi, Berikut Pandangan Analis pada Saham BBNI

Penulis : Parluhutan Situmorang
2 Aug 2022 | 09:42 WIB
BAGIKAN
Direktur Utama BNI Royke Tumilaar (tengah), Wakil Direktur Utama BNI Adi Sulistyowati (kiri), dan Direktur Keuangan BNI Novita Widya Anggraini dalam paparan public expose BNI Semester I 2022, di Jakarta, Jumat (29/7/2022).
Direktur Utama BNI Royke Tumilaar (tengah), Wakil Direktur Utama BNI Adi Sulistyowati (kiri), dan Direktur Keuangan BNI Novita Widya Anggraini dalam paparan public expose BNI Semester I 2022, di Jakarta, Jumat (29/7/2022).

JAKARTA, Investor.id - Analis beramai-ramai mempertahankan rekomendasi beli saham PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) didukung kuatnya pertumbuhan kinerja keuangan pada semester I-2022. Rekomendasi tersebut juga menggambarkan berlanjutnya pertumbuhan kinerja yang kuat hingga akhir tahun ini.

BRI Danareksa Sekuritas mempertahankan rekomendasi beli saham BBNI dengan target harga Rp 10.700. Target harga tersebut menggambarkan fokus perseroan untuk ekspansi kredit pada segmen pasar risiko rendah pada perusahaan level atas, program KUR, dan payroll kredit.

“Kami memperkirakan NIM perseroan turun tipis menjadi 4,5% dan biaya pendanaan diperkirakan mencapai 1,7% tahun ini. Target tersebut juga mengasumsikan pertumbuhan kredit mencapai 8% dan biaya kredit mencapai 230 basis poin,” tulis analis BRI Danareksa Sekuritas Eka Savitri dalam riset.

ADVERTISEMENT

Target harga saham tersebut juga mengimplikasikan perkiraan PBV sekitar 1,5 kali untuk tahun 2022. Target harga ini memperkirakan kenaikan laba bersih perseoran menjadi Rp 16,1 triliun tahun ini, dibandingkan perolehan tahun lalu Rp 10,89 triliun. PPOP perseroan juga diprediksi melesat dari Rp 31,06 triliun menjadi Rp 34,42 triliun.

Laba Revisi Naik

Rekomendasi beli saham BBNI dengan target harga Rp 10.400 datang dari tim riset RHB Sekuritas Indonesia. Analis RHB Sekuritas Andrey Wijaya dan Fiona Leong mengatakan, realisasi kinerja keuangan perseroan pada semester I-2022 telah melampaui estimasi. Hal ini mendorong RHB Sekuritas merevisi naik target laba bersih BBNI tahun ini.

RHB Sekuritas merevisi naik target laba bersih BBNI dari Rp 16,29 triliun menjadi Rp 17,26 triliun tahun ini. Begitu uga dengan PIOP diperkirakan stabil di level Rp 33,94 triliun. Target EPS perseroan juga direvisi naik dari Rp 874 menjadi Rp 926 per saham.

Dari sisi pertumbuhan kredit, RHB Sekuritas mengungkapkan, bertumbuh mencapai 8,9% terhitung sejak awal tahun hingga Juni 2022. Pertumbuhan didorong peningkatan permintaan kredit dari segmen korporasi swasta yang berasal dari sektor manufaktur, transportasi, pergudangan dan komunikasi, pertanian, dan sektor perdagangan umum.

Begitu juga dengan NIM perseroan diperkirakan tetap kuat sampai akhir tahun. NIM tersebut diperkirakan menapai 4,6-4,8% sampai akhir tahun. Sedangkan laba bersih perseroan tahun ini direvisi naik sejalan dengan pesatnya pertumbuhan sampai Juni 2022.


 

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 7 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 11 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 49 menit yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 53 menit yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 2 jam yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia