Jumat, 15 Mei 2026

Restrukturisasi Garuda (GIAA) Berjalan on Track, Dua Bulan Bukukan Laba

Penulis : Thresa Sandra Desfika
11 Aug 2022 | 13:43 WIB
BAGIKAN
Menteri BUMN Erick Thohir (tengah) didampingi Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra (kanan) dalam sebuah press conference. (Foto: Beritasatu Photo/Uthan AR)
Menteri BUMN Erick Thohir (tengah) didampingi Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra (kanan) dalam sebuah press conference. (Foto: Beritasatu Photo/Uthan AR)

JAKARTA, investor.id – Menteri BUMN, Erick Thohir menyatakan restrukturisasi dan transformasi yang dilakukan oleh maskapai nasional PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) dalam dua bulan terakhir sudah berjalan sesuai dengan yang diharapkan.

“Sudah on the track, tapi tahapan-tahapan selanjutnya harus tetap dikawal agar Garuda bisa kembali terbang tinggi,” kata Menteri BUMN Erick Thohir usai mengikuti rapat koordinasi di kantor Menko Perekonomian, Lapangan Banteng, Rabu (11/8/2022) kemarin.

Selain Erick, rapat yang dipimpin oleh Menko Perekonomian Airlangga Hartarto ini juga dihadiri oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Menteri ESDM Arifin Tasrif, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang, dan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono.

ADVERTISEMENT

Erick menambahkan, meski perjalanan masih panjang, tapi hasil sementara ini memberikan semangat kepada pihaknya dan Garuda untuk terus menjalankan tahapan transformasi selanjutnya. 

Selain mengapresiasi dukungan Kementerian Keuangan yang telah menyuntikkan Rp 7,5 triliun sebagai penyertaan modal negara (PMN), Erick juga menghargai kerja keras yang telah dilakukan oleh perusahaan.

“Saya apresiasi kinerja seluruh karyawan dan manajemen yang punya andil dalam membukukan laba positif di dua bulan terakhir, setelah selama ini berjuang dalam kondisi pailit,” katanya.

Di tengah situasi global yang belum pasti, penerbangan dalam negeri cukup menjanjikan karena Indonesia adalah negara kepulauan yang cukup besar dan jumlah penduduknya mencapai lebih dari 275 juta. Oleh sebab itu, Garuda sebagai maskapai kebanggaan bangsa Indonesia yang telah berusia 75 tahun ini, harus memperbaiki kinerjanya dan meninggalkan pola-pola lama yang membuat perusahaan pailit.

“Bisnis penerbangan domestik cukup menjanjikan asal dikelola dengan profesional. Sebagai negara kepulauan kita harus terus mendorong tumbuhnya kota-kota di luar Jawa sebagai pusat ekonomi baru sehingga pembangunan makin merata,” tegas Erick.

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 12 menit yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 6 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 6 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 7 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 7 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 8 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia