Jumat, 15 Mei 2026

Di Tengah Krisis Energi, Solusi Bangun (SMCB) Mampu Bukukan Keuntungan Lewat Ini

Penulis : Lona Olavia
15 Aug 2022 | 07:53 WIB
BAGIKAN
Salah satu pabrik PT Solusi Bangun Indonesia Tbk. Foto: Perseroan.
Salah satu pabrik PT Solusi Bangun Indonesia Tbk. Foto: Perseroan.

JAKARTA, investor.id - PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SMCB) atau SBI pada semester I-2022 membukukan laba bersih sebesar Rp 261 miliar naik 4,7% dari periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar Rp 249,26 miliar

Raihan positif tersebut mampu diraih perseroan di tengah krisis energi berkepanjangan sejak tahun 2021 yang masih terus membayangi kinerja industri semen. Meski pemerintah telah mengeluarkan kebijakan DMO, namun dampak kenaikan harga batu bara sejak tahun 2021 masih membebani industri semen untuk tetap mempertahankan kinerja yang positif. Hingga semester I-2022, konsumsi industri semen nasional pun mengalami pertumbuhan yang lebih rendah dibandingkan estimasi di awal tahun.

“Sinergi dengan SIG, penurunan beban bunga dan inisiatif-inisiatif yang dilakukan perusahaan, membantu mempertahankan kinerja positif secara keseluruhan melalui capaian laba bersih sebesar Rp 261 miliar,” kata Direktur Utama SBI Lilik Unggul Raharjo dalam keterangan resmi dikutip Senin (15/8/2022).

ADVERTISEMENT

Hingga akhir Juni 2022, volume penjualan semen dan terak SBI tercatat naik tipis 1,36% menjadi 6,3 juta ton, dan pendapatan menjadi sebesar Rp 5,5 triliun atau naik 10,25% jika dibandingkan periode sama tahun lalu. Kenaikan pada beban pokok pendapatan sebesar 17,49% sejalan dengan volume penjualan. Tingginya faktor biaya energi pada produksi dan BBM untuk transportasi, membebani kinerja hingga laba kotor tercatat turun 11,19% menjadi Rp 1,1 triliun jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 1,3 triliun.

Lilik mengatakan bahwa SBI akan terus menerapkan upaya sinergi dan program-program efisiensi serta menjaga arus kas sebagai prioritas, di tengah tantangan berat yang akan terus berlanjut di semester II ini.

“Kami terus mendorong inisiatif-inisiatif untuk mencapai operational excellence, melalui inovasi-inovasi pada setiap proses bisnis agar tetap kompetitif. Kenaikan harga-harga yang juga dialami masyarakat, termasuk harga produk harus dibarengi dengan nilai tambah yang bisa kita berikan, baik melalui produk dan layanan yang lebih baik atau kecepatan layanan dan kemudahan berbisnis,” ujar Lilik.

PT Solusi Bangun Indonesia Tbk adalah sebuah perseroan terbuka yang mayoritas sahamnya (83,52%) dimiliki dan dikelola oleh PT Semen Indonesia Industri Bangunan (SIIB) bagian dari PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) atau SIG. Perseroan menjalankan usaha yang terintegrasi dari semen, beton siap pakai, agregat dan layanan pengelolaan limbah yang mengoperasikan empat pabrik semen di Narogong (Jawa Barat), Cilacap (Jawa Tengah), Tuban (Jawa Timur), dan Lhoknga (Aceh), dengan total kapasitas 14,8 juta ton semen per tahun, dan mempekerjakan lebih dari 2.000 orang.

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 43 menit yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 7 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 7 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 7 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 8 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 8 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia