Jumat, 15 Mei 2026

Xinyi Glass Masuk ke Kawasan Industri AKR (AKRA)-Pelindo

Penulis : Ghafur Fadillah
25 Aug 2022 | 23:09 WIB
BAGIKAN
Kawasan Ekonomi Khusus JIIPE (KEK JIIPE) yang dikelola AKR (AKRA)-Pelindo. (Foto: JIIPE)
Kawasan Ekonomi Khusus JIIPE (KEK JIIPE) yang dikelola AKR (AKRA)-Pelindo. (Foto: JIIPE)

JAKARTA, investor.id – Perusahaan patungan (joint venture/JV) antara PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) dan Pelindo, yakni PT Berkah Manyar Sejahtera (BKMS), menandatangani perjanjian dengan PT Xinyi Glass Indonesia untuk transaksi pengadaan tanah, yang akan digunakan untuk pabrik produksi kaca di Kawasan Ekonomi Khusus JIIPE (KEK JIIPE).

Corporate Secretary AKR Corporindo Suresh Vembu menjelaskan, perjanjian jual beli antara Xinyi Glass dengan BKMS telah dilakukan pada 25 Agustus 2022. Berdasarkan perjanjian tersebut, BKMS telah setuju untuk menjual dan Xinyi Glass telah setuju untuk membeli lahan yang luas dalam rangka pembangunan pabrik produksi kaca Xinyi di kawasan industri tersebut.

Xinyi Glass juga menandatangani perjanjian kerja sama dengan BKMS untuk menyediakan berbagai utilitas termasuk listrik, air, gas alam, pengolahan limbah, fasilitas telekomunikasi dan internet serta infrastruktur dan fasilitas lainnya untuk mendukung pembangunan dan pengoperasian fasilitas produksi kaca Xinyi Glass di KEK JIIPE.

ADVERTISEMENT

Selain itu, perusahaan asal Tiongkok tersebut bersama dengan PT Berlian Manyar Sejahtera (BMS) akan mengoperasikan fasilitas pelabuhan laut dalam di KEK JIIPE untuk fasilitas pelabuhan dan terminal berkualitas tinggi yang dibutuhkan oleh fasilitas produksi kaca Xinyi Glass.

Xinyi Glass Holdings Ltd, induk usaha PT Xinyi Glass Indonesia, adalah produsen terkemuka produk kaca termasuk kaca mobil, kaca elektronik hemat energi, kaca float, dan produk kaca lainnya di Tiongkok dan telah berinvestasi di luar negeri.

Xinyi Glass percaya kapasitas produksi kaca baru yang akan dibangun di JIIPE, merupakan langkah strategis utama bagi grup untuk mendiversifikasi basis produksinya dan memasok permintaan produk kaca yang berkembang pesat di Indonesia dan negara lainnya.

Direktur Utama BKMS Bambang Soetiono mengungkapkan, Direktur Utama BKMS mengatakan Xinyi Glass merupakan investor asing ternama, yang akan membawa banyak manfaat dan mendatangkan investasi asing yang sangat dibutuhkan dan juga produk berkelas dunia yang akan dibutuhkan oleh berbagai industri di Indonesia.

"Kawasan Ekonomi Khusus JIIPE akan menyediakan semua fasilitas dan bantuan yang diperlukan kepada Xinyi Glass untuk membangun dan menjalankan fasilitas produksi Kaca juga menyediakan utilitas dan fasilitas kelas dunia untuk kegiatan produksi Xinyi Glass di Kawasan Ekonomi Khusus JIIPE,” ujar dia.

Editor: Jauhari Mahardhika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 4 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 4 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 5 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 5 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 6 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 6 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia