Jumat, 15 Mei 2026

Ajaib Sekuritas: IHSG Mixed, Perhatikan Target harga CSAP, DRMA, MEDC, BBRI

Penulis : Indah Handayani
30 Aug 2022 | 08:37 WIB
BAGIKAN
Seorang pengunjung memperhatikan pergerakan indeks di BEI, Jakarta.  Foto ilustrasi: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal
Seorang pengunjung memperhatikan pergerakan indeks di BEI, Jakarta. Foto ilustrasi: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

JAKARTA, investor.id - Ajaib Sekuritas memprediksi IHSG bergerak mixed dengan kecenderungan melemah terbatas pada perdagangan Selasa (30/8/2022). IHSG hari ini diperkirakan akan bergerak dalam level harga 6.975 - 7.215. Perhatikan target harga CSAP, DRMA, MEDC, dan BBRI.

Ajaib Sekuritas menjelaskan, selama Januari hingga Juli 2022, Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat kontribusi investor lokal mencapai 69,1% dari total nilai transaksi di BEI. Sedangkan kontribusi dari investor asing tercatat sebesar 30,9%.

Berdasarkan data BEI, per Jumat, 26 Agustus 2022, rata-rata volume transaksi perdagangan senilai 23,61 miliar saham dan nilai transaksi harian senilai Rp15,24 triliun. Rata-rata frekuensi yang diperdagangan mencapai 1.365.277 kali sejalan dengan kapitalisasi pasar yang tercatat mencapai Rp9.316 triliun.

ADVERTISEMENT

Dari mancanegara, sentimen pasar berasal dari komentar Ketua Bank Sentral AS (Federal Reserve), Jerome Powell, dan pejabat bank sentral Eropa (ECB) terkait kebijakan suku bunga agresif (Hawkish) akhir pekan lalu. Imbal hasil (Yield) surat utang pemerintah Jerman bertenor 2 tahun naik 16 bps menjadi 1,14%.

Ini merupakan kenaikan tertinggi sejak Juni 2022 seiring dengan bertambah besarnya ekspektasi ECB menaikkan suku bunga sebesar 75 bps pada bulan depan. Fokus perhatian investor pekan ini tertuju pada rilis data pasar tenaga kerja AS (non-Farm Payrolls) pada hari Jumat yang lebih tinggi dari estimasi pasar akan menjadi sentimen positif bagi USD, serta memberi The Fed ruang untuk mengetatkan kebijakan moneter.  

Sedangkan saham-saham pilihan Ajaib Sekuritas:

CSAP

Buy: 830

TP: 855

Stop loss: <810

CSAP berhasil membukukan kenaikan pertumbuhan laba bersih sebesar 42% pada Semester I-2022. Laba bersih CSAP menyentuh Rp113 miliar dibandingkan periode sama tahun lalu yang sebesar Rp79 miliar. Dari sisi top line juga sangat baik di mana pendapatan sebesar Rp7,42 triliun, tumbuh 10,2% dibandingkan periode sama tahun lalu yang sebesar Rp6,73 triliun.

Secara teknikal saham CSAP membentuk pola morning star dalam trend kenaikan jangka pendeknya yang diikuti naiknya volume perdagangan.

DRMA

Buy: 720

TP: 740

Stop loss: <700

DRMA optimistis menargetkan kenaikan penjualan dan laba bersih masing-masing sebesar 20% dan 50% di sepanjang tahun 2022. Adapun di Semester I-2022 laba bersih DRMA sebesar Rp142,62 miliar, naik 45% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang hanya Rp98,98 miliar.

Secara teknikal saham DRMA membentuk pola bullish engulfing di mana indikator stochastic masih berada di area netral.

MEDC

Buy: 935

TP: 965

Stop loss: <900

Di tengah kenaikan harga minyak global, MEDC berhasil membukukan pendapatan senilai US$1,14 miliar, melesat 80,32% secara YoY. Sementara itu, laba bersih naik 480% menjadi US$270 juta.

Secara teknikal saham MEDC bergerak bullish secara trend jangka pendek yang diikuti naiknya volume sehingga berpotensi kembali menguat.

BBRI

Buy: 4.250

TP: 4.380

Stop loss: <4.130

BBRI dikabarkan dalam proses aksi pembelian kembali (Buyback) saham dengan nilai maksimal mencapai Rp3 triliun. Perlu dicatat bahwa BBRI pada Semester I-2022 berhasil mencatatkan laba bersih senilai total Rp24,88 triliun, tumbuh 98,38% secara YoY.

Secara teknikal saham BBRI bertahan di bawah lower band BB dan bergerak di area oversold stochastic sehingga berpotensi terjadi rebound.

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Macroeconomy 16 menit yang lalu

Fundamental Ekonomi Kuat, Masyarakat Jangan Panik

Pemerintah secara konsisten melakukan sejumlah pembenahan untuk memperkuat sumber pertumbuhan ekonomi domestik.
Market 48 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 59 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 1 jam yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 2 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 2 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia