Entitas Milik Sujaka Lays, Black Diamond (COAL) Mantap IPO, Harga Dipatok Rp 100
JAKARTA, investor.id - PT Black Diamond Resources Tbk (COAL) mantap menggelar penawaran umum perdana (initial public offering/IPO).
Di mana, perseroan memulai penawaran umumnya pada 1-5 September 2022 dan melepas sebanyak 1,25 miliar saham atau 20% dengan nilai nominal Rp 10 per saham.
Dalam prospektus teranyarnya, dikutip Kamis (1/9/2022), Black Diamond menetapkan harga IPO Rp 100. Karena itu, dana yang bisa direngkuh dari aksi ini mencapai Rp 125 miliar.
Harga IPO tersebut dipatok di batas bawah, mengingat saat penawaran awal (bookbuilding), perseroan membuka harga di antara Rp 100-130.
Bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi efek dan penjamin emisi efek ialah PT Surya Fajar Sekuritas yang menjamin dengan kesanggupan penuh.
Seluruh dana yang diperoleh dari hasil IPO ini, setelah dikurangi biaya-biaya emisi, sekitar Rp 40 miliar akan disalurkan kepada entitas anak, yaitu PT Dayak Membangun Pratama (DMP) dan digunakan untuk keperluan belanja modal oleh DMP. Sisanya akan disalurkan kepada DMP dan digunakan untuk modal kerja oleh DMP.
Saat ini, sebanyak 52,5% saham Black Diamond Resources dimiliki oleh Sujaka Lays, yang juga merupakan Presiden Direktur PT Indo Komoditi Korpora Tbk (INCF). Selanjutnya, sebanyak 30% saham COAL dimiliki oleh PT Esa Gemilang, 7,5% milik Arie Rinaldi, 5% milik PT Alam Tulus Abadi, dan 5% milik Herry Sen. Sujaka Lays juga menjadi pemegang saham mayoritas di PT Alam Tulus Abadi sebanyak 99% saham, di mana 1% saham lainnya di Alam Tulus Abadi dipegang oleh Marvin Lays.
Dalam prospektus COAL disebutkan bahwa pengendali perseroan sekaligus ultimate beneficiary owner (UBO) adalah Sujaka Lays mengingat berdasarkan Peraturan OJK No. 9/2018 tentang Pengambilalihan Perusahaan Terbuka, Sujaka Lays telah memenuhi kriteria pengendali perusahaan terbuka yaitu memiliki saham perseroan lebih dari 50% dari seluruh saham dengan hak suara yang telah disetor penuh serta mempunyai kemampuan untuk menentukan, baik langsung maupun tidak langsung, dengan cara apapun pengelolaan dan/atau kebijakan perseroan.
PT Black Diamond Resources Tbk adalah perusahaan induk atas perusahaan pemegang IUP produksi batu bara, yang melakukan aktivitas penambangan di area Gunung Mas, Kalimantan Tengah.
Berikut jadwal lengkap IPO Black Diamond Resources:
Tanggal efektif: 30 Agustus 2022
Masa penawaran umum: 1-5 September 2022
Tanggal penjatahan: 5 September 2022
Tanggal pengembalian uang pemesanan: 6 September 2022
Tanggal distribusi saham secara elektronik: 6 September 2022
Tanggal pencatatan di Bursa Efek Indonesia: 7 September 2022
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now





