Jumat, 15 Mei 2026

Entitas Milik Sujaka Lays, Black Diamond (COAL) Mantap IPO, Harga Dipatok Rp 100

Penulis : Thresa Sandra Desfika
1 Sep 2022 | 10:04 WIB
BAGIKAN
PT Black Diamond Resources Tbk (COAL). (Foto: Perseroan)
PT Black Diamond Resources Tbk (COAL). (Foto: Perseroan)

JAKARTA, investor.id - PT Black Diamond Resources Tbk (COAL) mantap menggelar penawaran umum perdana (initial public offering/IPO).

Di mana, perseroan memulai penawaran umumnya pada 1-5 September 2022 dan melepas sebanyak 1,25 miliar saham atau 20% dengan nilai nominal Rp 10 per saham.

Dalam prospektus teranyarnya, dikutip Kamis (1/9/2022), Black Diamond menetapkan harga IPO Rp 100. Karena itu, dana yang bisa direngkuh dari aksi ini mencapai Rp 125 miliar.

Harga IPO tersebut dipatok di batas bawah, mengingat saat penawaran awal (bookbuilding), perseroan membuka harga di antara Rp 100-130.

ADVERTISEMENT

Bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi efek dan penjamin emisi efek ialah PT Surya Fajar Sekuritas yang menjamin dengan kesanggupan penuh.

Seluruh dana yang diperoleh dari hasil IPO ini, setelah dikurangi biaya-biaya emisi, sekitar Rp 40 miliar akan disalurkan kepada entitas anak, yaitu PT Dayak Membangun Pratama (DMP) dan digunakan untuk keperluan belanja modal oleh DMP. Sisanya akan disalurkan kepada DMP dan digunakan untuk modal kerja oleh DMP.

Saat ini, sebanyak 52,5% saham Black Diamond Resources dimiliki oleh Sujaka Lays, yang juga merupakan Presiden Direktur PT Indo Komoditi Korpora Tbk (INCF). Selanjutnya, sebanyak 30% saham COAL dimiliki oleh PT Esa Gemilang, 7,5% milik Arie Rinaldi, 5% milik PT Alam Tulus Abadi, dan 5% milik Herry Sen. Sujaka Lays juga menjadi pemegang saham mayoritas di PT Alam Tulus Abadi sebanyak 99% saham, di mana 1% saham lainnya di Alam Tulus Abadi dipegang oleh Marvin Lays.

Dalam prospektus COAL disebutkan bahwa pengendali perseroan sekaligus ultimate beneficiary owner (UBO) adalah Sujaka Lays mengingat berdasarkan Peraturan OJK No. 9/2018 tentang Pengambilalihan Perusahaan Terbuka, Sujaka Lays telah memenuhi kriteria pengendali perusahaan terbuka yaitu memiliki saham perseroan lebih dari 50% dari seluruh saham dengan hak suara yang telah disetor penuh serta mempunyai kemampuan untuk menentukan, baik langsung maupun tidak langsung, dengan cara apapun pengelolaan dan/atau kebijakan perseroan.

PT Black Diamond Resources Tbk adalah perusahaan induk atas perusahaan pemegang IUP produksi batu bara, yang melakukan aktivitas penambangan di area Gunung Mas, Kalimantan Tengah.

Berikut jadwal lengkap IPO Black Diamond Resources:

Tanggal efektif: 30 Agustus 2022

Masa penawaran umum: 1-5 September 2022

Tanggal penjatahan: 5 September 2022

Tanggal pengembalian uang pemesanan: 6 September 2022

Tanggal distribusi saham secara elektronik: 6 September 2022

Tanggal pencatatan di Bursa Efek Indonesia: 7 September 2022

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 15 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 26 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 30 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 1 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 1 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia