Jumat, 15 Mei 2026

Vale Indonesia (INCO) Sepakati Proyek Nikel US$ 2,1 Miliar dengan Shandong Xinhai dan Baowu Steel

Penulis : Grace El Dora
6 Sep 2022 | 19:24 WIB
BAGIKAN
Aktivitas penambangan PT Vale Indonesia Tbk (INCO) di Sorowako, Sulawesi Selatan. (FOTO: REUTERS/Yusuf Ahmad/File Photo)
Aktivitas penambangan PT Vale Indonesia Tbk (INCO) di Sorowako, Sulawesi Selatan. (FOTO: REUTERS/Yusuf Ahmad/File Photo)

JAKARTA, investor.id – PT Vale Indonesia Tbk (INCO) pada Selasa (6/9/2022) menandatangani kesepakatan investasi dengan Shandong Xinhai Technology Co Ltd dan Baowu Steel Group Corp Ltd asal Tiongkok untuk mengembangkan pabrik pengolahan di Sulawesi.

CEO Vale Indonesia Febriany Eddy mengatakan bahwa proyek yang berlokasi di Bahodopi, Kabupaten Morowali itu menelan biaya sekitar US$ 2,1 miliar.

“Dengan penandatanganan ini kita bisa melanjutkan dan mempercepat pekerjaan konstruksi di lapangan, sehingga bisa selesai paling lambat 2025,” katanya saat acara penandatanganan kesepakatan.

ADVERTISEMENT

Berdasarkan kesepakatan itu, pihaknya akan membentuk perusahaan patungan (joint venture/JV). Vale Indonesia atau INCO akan memiliki 49% saham. Shandong Xinhai dan Baowu Steel melalui anak usahanya, Taiyuan Iron & Steel Co Ltd (TISCO), akan bersama-sama mengendalikan 51% saham, kata Direktur Keuangan Vale Indonesia Bernardus Irmanto.

Proyek Bahodopi INCO akan memproduksi feronikel dengan kandungan nikel 73.000 ton hingga 80.000 ton per tahun, katanya. Ia mencatat bahwa para mitra juga membahas kemungkinan penambahan pabrik baja tahan karat (stainless steel) di kemudian hari.

Wang Wenlong, kepala Shandong Xinhai, mengatakan pada upacara penandatanganan bahwa proyek Bahodopi akan menjadi pabrik nikel pertama di Indonesia yang didukung dengan gas alam cair.

Di Pomalaa, daerah lain di Pulau Sulawesi, INCO dan mitranya sedang mengembangkan pabrik untuk memproduksi 120.000 ton per tahun endapan hidroksida campuran, bahan yang diekstraksi dari bijih nikel yang akan digunakan dalam baterai untuk kendaraan listrik (EV).

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 4 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 4 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 4 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 5 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 5 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 5 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia