Jumat, 15 Mei 2026

Jelang Putusan The Fed, Rupiah Makin Tertekan

Penulis : Lona Olavia
21 Sep 2022 | 09:19 WIB
BAGIKAN
ilustrasi nilai tukar rupiah
sumber: Antara
ilustrasi nilai tukar rupiah sumber: Antara

JAKARTA, investor.id - Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Rabu pagi melemah 24 poin atau 0,16 persen ke posisi Rp15.008 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp14.984 per dolar AS.

Sementara itu, dolar AS menguat terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya mendekati level tertinggi dua dekade pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB), karena investor bersiap untuk kenaikan suku bunga agresif lainnya dari Federal Reserve, fokus utama dalam seminggu yang penuh dengan pertemuan bank-bank sentral.

The Fed memulai pertemuan dua hari pada Selasa (21/9/2022), dengan pedagang berjangka menilai peluang 83 persen untuk kenaikan suku bunga 75 basis poin dan probabilitas 17 persen untuk pengetatan 100 basis poin.

ADVERTISEMENT

Indeks dolar yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, berada di jalur untuk kenaikan mingguan kelima dalam enam pekan dan terakhir naik 0,5 persen pada 110,10, tepat di bawah tertinggi lebih dari 20 tahun di 110,79 yang disentuh awal bulan ini.

Sejauh tahun ini, dolar telah melonjak sekitar 15 persen, dengan kecepatan persentase kenaikan tahunan terbesar dalam 41 tahun.

"Sulit untuk melihat puncak dolar saat ini. Kekuatan jangka pendek mendorong permintaan dolar: kombinasi dari sentimen risiko yang lemah, kekhawatiran resesi global, Fed yang hawkish, dan perang di Ukraina," kata Vassili Serebriakov, ahli strategi valas di UBS di New York.

"Dolar akan berubah lebih rendah begitu inflasi AS mencapai puncaknya dan ekonomi global turun, tetapi kita belum sampai di sana," tambahnya.

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Macroeconomy 24 menit yang lalu

Fundamental Ekonomi Kuat, Masyarakat Jangan Panik

Pemerintah secara konsisten melakukan sejumlah pembenahan untuk memperkuat sumber pertumbuhan ekonomi domestik.
Market 56 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 1 jam yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 1 jam yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 2 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 2 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia