Jumat, 15 Mei 2026

Penguatan Harga Minyak Dibayangi Ancaman Resesi Global

Penulis : Indah Handayani
23 Sep 2022 | 12:05 WIB
BAGIKAN
ilustrasi harga minyak. Sumber: Antara
ilustrasi harga minyak. Sumber: Antara

JAKARTA, investor.id - Tim Research and Development ICDX mengatakan, pada penutupan pekan pagi ini, harga minyak terpantau bergerak stabil didukung oleh sejumlah sentimen positif antara lain rencana penambahan sanksi terhadap Rusia, penegasan komitmen dari Saudi dan Rusia, serta sinyal kebuntuan negosiasi nuklir Iran. Meski demikian, kekhawatiran akan ancaman resesi global membatasi pergerakan harga lebih lanjut.

Tim Research and Development ICDX menambahkan, Uni Eropa (UE) yang sedang mempertimbangkan pembatasan yang lebih ketat pada ekspor teknologi tinggi ke Rusia dan lebih banyak sanksi terhadap individu, kata para diplomat pada hari Kamis. Keputusan tersebut merupakan tanggapan atas tindakan Presiden Vladimir Putin yang pada hari Rabu mengumumkan mobilisasi parsial pasukan Rusia ke Ukraina yang meningkatkan ancaman penggunaan senjata nuklir.

Tim Research and Development ICDX menambahkan, turut mendukung harga minyak, dalam pembicaraan yang berlangsung hari Kamis antara Presiden Rusia Vladimir Putin dan Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman yang memuji upaya dalam kerangka kerja OPEC+, dan membenarkan niat mereka untuk tetap pada kesepakatan yang ada. Selain itu, kedua negara pemimpin utama OPEC+ itu juga telah membahas upaya bekerja sama untuk menjaga stabilitas dan keseimbangan di pasar minyak global.

ADVERTISEMENT

“Berita tersebut mengisyaratkan potensi OPEC+ untuk tetap melanjutkan kebijakan pemangkasan produksinya pada pertemuan mendatang,” tulis Tim Research and Development ICDX dalam risetnya, Jumat (23/9/2022).

Tim Research and Development ICDX menyebut, sentimen positif lain juga datang dari pernyataan seorang pejabat senior Departemen Luar Negeri AS yang pada hari Kamis mengatakan bahwa upaya untuk menghidupkan kembali kesepakatan nuklir telah terhenti karena desakan Teheran pada penutupan penyelidikan pengawas nuklir PBB.

“Pernyataan tersebut meredakan ekspektasi tambahan pasokan dari Iran ke pasar minyak global dalam waktu dekat,” tambah Tim Research and Development ICDX.

Sementara itu, Tim Research and Development ICDX menjelaskan, kekhawatiran akan ancaman perlambatan ekonomi menuju resesi global semakin meningkat pasca langkah bank sentral AS yang menaikkan suku bunga secara agresif pada hari Rabu, diikuti oleh bank sentral utama lainnya seperti Bank Nasional Swiss, bank sentral Norwegia dan bank sentral Indonesia. Perlambatan ekonomi global berpotensi mengikis permintaan minyak dan bahan bakar.

“Melihat dari sudut pandang teknis, harga minyak berpotensi menemui posisi resistance terdekat di level US$ 88 per barel. Namun, apabila menemui katalis negatif maka harga berpotensi turun ke support terdekat di level US$ 78 per barel,” tutup Tim Research and Development ICDX.

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 2 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 6 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 44 menit yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 48 menit yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 2 jam yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia