BRI Danareksa Sekuritas: IHSG Cenderung Koreksi, Cermati Tiga Saham Berikut
JAKARTA, Investor.id - Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (26/9/2022), diprediksi bergerak mixed cenderung melemah. Hal ini didasarkan analisa indikator MACD negatif menguat, indikator Stochastic netral konsolidasi, dan indikator RSI netral konsolidasi.
Akhir pekan lalu, IHSG BEI Jumat (23/9/2022) ditutup terkoreksi sebanyak 40,33 poin (0,56%) menjadi 7.178,58. Sedangkan pemodal asing membukukan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 768,66 miliar.
Berikut beberapa saham yang layak untuk dicermati berdasarkan perkiraan BRI Danareksa Sekuritas:
ASII
Trading Buy
Saham ASII diperkirakan bergerak dalam rentang Rp 7.000 – 7.250 setelah volume transaksi stabil di bawah rata-rata, iMACD positif melemah, indikator Stochastic netral konsolidasi, dan indikator RSI netral konsolidasi.
ISSP
Trading Buy
Saham ISSP diperkirakan bergerak dalam rentang Rp 288 – 310 setelah volume transaksi stabil di bawah rata-rata, indikator MACD negatif menguat, indikator Stochastic netral menguat, dan indikator RSI netral menguat.
JPFA
Buy On Weakness
Saham JPFA diperkirakan bergerak dalam rentang Rp 1.490 – 1.525 setelah volume transaksi stabil di bawah rata-rata, indikator MACD positif konsolidasi, indikator Stochastic netral konsolidasi, dan indikator RSI netral konsolidasi.
Editor: Investor.id
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






