Target Harga Saham Bank Jago (ARTO) Dipatok Rp 18.000, Begini Analisisnya
JAKARTA, Investor.id - Mandiri Sekuritas mantap mempertahankan rekomendasi beli dengan target harga Rp 18.000 untuk saham PT Bank Jago Tbk (ARTO). Target tersebut menggambarkan keberhasilan perseroan mencetak pertumbuhan kredit, simpanan, dan margin bunga bersih (NIM) yang pesat hingga Agustus 2022.
Bank Jago membukukan lonjakan pendapatan bunga bersih dari Rp 248 miliar hingga Agustus 2021 menjadi Rp 859 miliar sampai Agustus 2022. PPOP perseroan juga melesat menjadi Rp 273 miliar dibandingkan rugi PPOP senilai Rp 29 miliar pada periode sama tahun lalu. Begitu juga dengan laba bersih melesat menjadi Rp 3 miliar dibandingkan rugi bersih hingga Agustus 2021 sebanyak Rp 43 miliar.
Sedangkan kinerja keuangan berdasarkan bulan ke bulan, emiten berkode saham ARTO ini berhasil mencatat pendapatan bunga bersih dan laba bersih Agustus 2022 sama dengan Juli 2022. Pendapatan mencapai Rp 109 miliar dan laba bersih Rp 4 miliar.
“Keberhasilan perseroan berbalik menjadi laba bersih sampai Agustus 2022 dibandingkan periode sama dengan rugi bersih didukung oleh lonjakan kredit. Sedangkan NIM bulan Agustus memang turun tipis dibandingkan Juli 2022 akibat peningkatan biaya kredit,” tulis riset tersebut.
Bank Jago juga berhasil mencetak kenaikan CASA mencapai 4% pada Agustus 2022 dibandingkan Juli 2022. Kenaikan tersebut setara dengan 785% dibandingkan bulan sama tahun lalu.
Perseroan juga berhasil mempertahankan NIM tetap pesat mencapai 10,2% periode Januari-Agustus 2022, seiring dengan lonjakan kredit, imbal hasil, dan perbaikan biaya dana. Sedangkan NIM Agustus turun ke 8,9% dibandingkan Juli 2022 sekitar 9,3%. Hal ini dipicu oleh peningkatan biaya dana.
Berbagai faktor tersebut mendorong Mandiri Sekuritas untuk mempertahankan rekomendasi beli saham ARTO dengan target harga Rp 18.000. Saat ini, saham ARTO bergerak di level Rp 6.990 atau baru merefleksikan PBV sekitar 11,6 kali untuk tahun 2022. Namun, dalam dua bulan terakhir, saham ARTO bergerak turun.
Editor: Investor.id
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah
Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.Ujian Berat bagi Saham BUMI
Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China
Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya
Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karatDuit Asing Tumpah ke Saham ADRO
Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast
Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di IndonesiaTag Terpopuler
Terpopuler


