Menu
Sign in
@ Contact
Search
Karyawan melintas di depan logo Bank Jago di Jakarta.  Foto ilustrasi: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

Karyawan melintas di depan logo Bank Jago di Jakarta. Foto ilustrasi: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

Target Harga Saham Bank Jago (ARTO) Dipatok Rp 18.000, Begini Analisisnya

Selasa, 27 September 2022 | 13:52 WIB
Parluhutan Situmorang (redaksi@investor.id)

JAKARTA, Investor.id - Mandiri Sekuritas mantap mempertahankan rekomendasi beli dengan target harga Rp 18.000 untuk saham PT Bank Jago Tbk (ARTO). Target tersebut menggambarkan keberhasilan perseroan mencetak pertumbuhan kredit, simpanan, dan margin bunga bersih (NIM) yang pesat hingga Agustus 2022.

Baca juga: Potensi Cuan Hampir 150%, Saham Bank Jago (ARTO) Masih Dijagokan?

Bank Jago membukukan lonjakan pendapatan bunga bersih dari Rp 248 miliar hingga Agustus 2021 menjadi Rp 859 miliar sampai Agustus 2022. PPOP perseroan juga melesat menjadi Rp 273 miliar dibandingkan rugi PPOP senilai Rp 29 miliar pada periode sama tahun lalu. Begitu juga dengan laba bersih melesat menjadi Rp 3 miliar dibandingkan rugi bersih hingga Agustus 2021 sebanyak Rp 43 miliar.

Sedangkan kinerja keuangan berdasarkan bulan ke bulan, emiten berkode saham ARTO ini berhasil mencatat pendapatan bunga bersih dan laba bersih Agustus 2022 sama dengan Juli 2022. Pendapatan mencapai Rp 109 miliar dan laba bersih Rp 4 miliar.

Baca juga: Tuntaskan Akuisisi, Astra (ASII) dan WeLab Mau Sulap Bank Jasa Jakarta Jadi Bank Digital

“Keberhasilan perseroan berbalik menjadi laba bersih sampai Agustus 2022 dibandingkan periode sama dengan rugi bersih didukung oleh lonjakan kredit. Sedangkan NIM bulan Agustus memang turun tipis dibandingkan Juli 2022 akibat peningkatan biaya kredit,” tulis riset tersebut.

Bank Jago juga berhasil mencetak kenaikan CASA mencapai 4% pada Agustus 2022 dibandingkan Juli 2022. Kenaikan tersebut setara dengan 785% dibandingkan bulan sama tahun lalu.

Baca juga: Diperkuat, Sinergi Bank Jago (ARTO) dengan GOTO

Perseroan juga berhasil mempertahankan NIM tetap pesat mencapai 10,2% periode Januari-Agustus 2022, seiring dengan lonjakan kredit, imbal hasil, dan perbaikan biaya dana. Sedangkan NIM Agustus turun ke 8,9% dibandingkan Juli 2022 sekitar 9,3%. Hal ini dipicu oleh peningkatan biaya dana.

Berbagai faktor tersebut mendorong Mandiri Sekuritas untuk mempertahankan rekomendasi beli saham ARTO dengan target harga Rp 18.000. Saat ini, saham ARTO bergerak di level Rp 6.990 atau baru merefleksikan PBV sekitar 11,6 kali untuk tahun 2022. Namun, dalam dua bulan terakhir, saham ARTO bergerak turun.

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com