Jumat, 15 Mei 2026

Daripada Buyback, Astra (ASII) Lebih Pilih Ini

Penulis : Thresa Sandra Desfika
28 Sep 2022 | 09:28 WIB
BAGIKAN
PT Astra International Tbk (ASII). (Sumber: Laporan tahunan Astra)
PT Astra International Tbk (ASII). (Sumber: Laporan tahunan Astra)

JAKARTA, investor.id - PT Astra International Tbk (ASII) menyatakan hingga saat ini tidak memiliki rencana untuk melakukan pembelian kembali (buyback) saham.

Hal tersebut ditegaskan Presiden Direktur Astra Djony Bunarto Tjondro dalam menjawab pertanyaan investor di paparan publik perseroan belum lama ini, sebagaimana dikutip dari keterbukaan informasi pada Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu (28/9/2022).

“Mengenai buyback, hingga saat ini kami tidak memiliki rencana untuk melakukan buyback atas saham Astra,” terang Djony Bunarto.

ADVERTISEMENT

Dia menambahkan, perseroan melihat untuk saat ini, dengan kondisi kas Astra yang cukup kuat merupakan momentum yang baik bagi Astra untuk berinvestasi di sektor-sektor yang menjanjikan dalam jangka panjang, termasuk sektor-sektor di luar tujuh lini bisnis yang dimiliki saat ini.

Djony menyatakan, salah satu sektor yang perseroan kaji adalah sektor pelayanan kesehatan. Di mana, Astra telah mulai melakukan investasi di sektor pelayanan kesehatan sejak tahun lalu dan tahun ini melakukan investasi di PT Medikaloka Hermina Tbk (HEAL).

Selain itu, Astra melalui PT United Tractors Tbk (UNTR) juga telah menanamkan investasinya di PT Arkora Hydro Tbk (ARKO).

“Investasi kami di ARKO juga sesuai dengan blueprint kami, di mana kami ingin melakukan transisi portofolio kami secara bertahap, agar dapat mencapai keseimbangan antara kepentingan saat ini dan jangka panjang,” paparnya.

Dia menyebutkan, ARKO adalah salah satu pilihan karena perusahaan ini fokus di dalam pengembangan hydro power dan hal ini sejalan dengan aspirasi Astra.

“Investasi-investasi yang kami lakukan bukanlah investasi yang opportunistic, tapi sejalan dengan peta jalan (road map) kami,” imbuhnya.

Adapun pada perdagangan sesi, Rabu (28/9/2022), ASII dibuka di Rp 6.950 atau sama dengan penutupan pasar di Selasa (27/9/2022).

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 45 menit yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 47 menit yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 2 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 8 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 8 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 8 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia