Menu
Sign in
@ Contact
Search
Ilustrasi bitcoin dan mata uang kripto lainnya pada layar yang menunjukkan kode biner terlihat melalui kaca pembesar. (FOTO: REUTERS/Florence Lo/Ilustrasi)

Ilustrasi bitcoin dan mata uang kripto lainnya pada layar yang menunjukkan kode biner terlihat melalui kaca pembesar. (FOTO: REUTERS/Florence Lo/Ilustrasi)

Pasar Kripto Sukses Move On Imbas Pelemahan Indeks Dolar AS

Kamis, 29 September 2022 | 09:28 WIB
Lona Olavia (redaksi@investor.id)

JAKARTA, investor.id - Pasar kripto terlihat sudah mulai move on dan berhasil melaju ke zona hijau pada Kamis (29/9/2022) pagi. Padahal sehari sebelumnya, banyak aset kripto yang bertekuk lutut, karena pergerakan nilai dolar AS yang semakin tangguh.

Trader Tokocrypto Afid Sugiono mengatakan, Investor terlihat kembali percaya diri melakukan akumulasi dan  menginjakkan kaki di market kripto, setelah selera risikonya kembali pulih menyusul kenaikan indeks saham Amerika Serikat, dengan nilai S&P 500 dan Nasdaq Composite Index masing-masing naik 1,5% dan 2,2%.

Baca juga: Gandeng Bappebti, PINTU Genjot Literasi dan Edukasi Kripto di Vokasi UGM Yogyakarta

Kenaikan tersebut disebabkan oleh pelemahan tingkat imbal hasil (yield) obligasi pemerintah AS yang merosot dari level tertingginya selama 15 tahun terakhir, setelah bank sentral Inggris mengumumkan akan menunda rencana untuk menjual surat berharganya, atau disebut dengan quantitative tightening.

Kondisi tersebut juga membuat memicu pemulihan instan untuk GBP/USD setelah pasangan ini mencapai posisi terendah sepanjang masa. Indeks dolar AS (DXY) pun akhirnya turun dari level tertinggi sejak dua puluh tahun lalu yang terus memberikan kembali keuntungan.

Baca juga: Pasar Kripto Dunia Volatil, CAD Hentikan Sementara Operasional Penambangan

DXY tampaknya akan kembali di bawah 114, turun 1,5 poin penuh hari ini. "Penurunan tersebut membuat investor kembali bergairah untuk mengoleksi aset kripto, terutama yang memiliki kapitalisasi besar," kata Afid, dalam keterangannya Kamis (29/9/2022).

Meski, selera risiko investor sudah mulai membaik, tapi masih ada kinerja beberapa altcoin yang masih anjlok di zona merah. Hal ini mengindikasikan bahwa investor tak mau terlampau optimistis di jajaran koin-koin yang berisiko tinggi.

Baca juga: Pajak Kripto, Negara Berhasil Kumpulkan Rp 126,75 Miliar hingga Agustus

Altcoin yang menjadi top gain pagi ini adalah Helium (HNT) yang tumbuh 12,58% sehari terakhir, karena didorong sentimen Helium, jaringan nirkabel terdesentralisasi, telah resmi bermigrasi ke blockchain Solana (SOL). Perpindahan ke Solana memajukan misi ekosistem Helium untuk menghadirkan konektivitas yang aman, ada di mana-mana, dan terjangkau melalui model insentif yang inovatif. 

"Untuk pergerakan Bitcoin kemungkinan ada bounce masih ada ketika harganya menyentuh major support. Apabila berhasil bounce, target naik terdekat berada pada level US$ 19.891. Sementara, Ethereum apabila pergerakan harganya kembali pullback, maka target naik masih berada pada level US$ 1.421," sebut Afid.

Editor : Lona Olavia (olavia.lona@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com