Jumat, 15 Mei 2026

Pengguna Layanan MySiloam dan Homecare Siloam (SILO) Kian Alami Kenaikan

Penulis : Lona Olavia
6 Okt 2022 | 13:48 WIB
BAGIKAN
Gedung Siloam International Hospitals. (Foto: Istimewa)
Gedung Siloam International Hospitals. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, investor.id -  PT Siloam International Hospitals Tbk (SILO) mencatat ada peningkatan yang signifikan dalam adopsi platform digital MySiloam selama pandemi Covid-19, hal mana tercermin pada jumlah unduhan aplikasi yang terus meningkat.

Di samping itu, saluran pasien digital Siloam telah dikonsolidasikan dan pasien sekarang dapat mengakses pemeriksaan dan pengujian medis. Aplikasi MySiloam juga memungkinkan pasien untuk membuat janji temu dan mendapatkan keuntungan yang signifikan mengenai informasi tentang daftar lengkap perawatan yang tersedia di Rumah Sakit Siloam.  

Pada semester I-2022, pertumbuhan pasien melalui kanal digital mencapai 158% YoY (year on year) dan berkontribusi sebesar 14% dari total pelayanan rawat jalan Rumah Sakit Siloam. Di samping itu, aplikasi MySiloam juga sudah diunduh lebih dari 890.000 pengguna atau naik 23% YoY sepanjang 6 bulan pertama tahun 2022.

ADVERTISEMENT

Selain teleconsultation oleh MySiloam App, SILO juga menyediakan layanan homecare untuk pasien yang secara fisik tidak dapat datang mengunjungi dokter. Dengan fasilitas ini, pasien pun dimungkinkan untuk berkonsultasi dengan dokter rumah sakit Siloam di rumah mereka. Saat ini, 41 RS Siloam dapat memberikan layanan homecare kepada pasien. Pada semester I-2022, layanan homecare telah melayani lebih dari 16.700 pasien.  

CEO PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) sekaligus Komisaris Utama SILO John Riady mengatakan, industri kesehatan merupakan salah satu industri atau sektor yang penting dan perlu dikembangkan di Indonesia. Terlebih lagi, perekonomian diperkirakan semakin bertumbuh dan kebutuhan akan fasilitas kesehatan semakin tinggi.

"LPKR melalui SILO akan terus melanjutkan ekspansi. Kami memiliki misi untuk memenuhi kebutuhan healthcare di Indonesia, dan tentunya berkomitmen untuk terus bertumbuh," ungkapnya.  

John menambahkan bahwa SILO juga tengah mengembangkan berbagai layanan berbasis digital dan bekerja sama dengan platform lain seperti AIDO, HaloDoc, dan Alodokter. Ekspansi digital ini diharapkan akan memperluas layanan kesehatan SILO.

Seperti diketahui, SILO berhasil mencatatkan pendapatan sebesar Rp 3,43 triliun pada semester I-2022. Kinerja SILO ini tentu saja berimbas positif terhadap induk usahanya LPKR yang merupakan pemegang saham utama dengan kepemilikan 57,9%.

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 15 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 26 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 30 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 1 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 1 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia