Jumat, 15 Mei 2026

PER Termurah, Saham Atlas (ARII) Bakal Dikerek ke Rp 650

Penulis : Parluhutan Situmorang
11 Okt 2022 | 05:49 WIB
BAGIKAN
PT Atlas Resources Tbk (ARII)
PT Atlas Resources Tbk (ARII)

JAKARTA, Investor.id - Harga saham PT Atlas Resources Tbk (ARII) dirumorkan akan dikerek ke level Rp 650 per saham dalam waktu dekat. Aksi kerek tersebut sejalan dengan lonjakan kinerja keuangan hingga Juni 2022 dan proyeksi berlanjutnya pertumbuhan kinerja sampai akhir tahun.

Seorang sumber Investor Daily menyebutkan bahwa aksi kerek tersebut didukung keberhasilan perseroan mencetak laba per saham (EPS) senilai Rp 127,5 per saham sampai Juni 2022. EPS tersebut diprediksi akan melesat sampai akhir tahun.

“Dengan kondisi harga jual batu bara yang tetap tinggi, EPS perseroan diprediksi mencapai Rp 300 per saham. Hal ini menjadikan harga saham ARII saat ini sudah terlalu murah dan tidak mencerminkan fundamental perseroan. Kondisi ini akan mendorong saham ARII ke level Rp 650 dalam waktu dekat,” ujarnya di Jakarta, kemarin.

ADVERTISEMENT

Tidak hanya itu, menurut dia, PER perseroan masih sangat rendah hanya 2,9 kali. Bahkan, PER Atlas Resources yang terendah, dibandingkan emiten batu bara lainnya. Hal ini juga menjadi alasan sejumlah fund manager mengoleksi saham ARII dengan target harga Rp 650.

Selain faktor tersebut, dia mengatakan, aksi beli saham ARII didukung upaya manajemen untuk menggenjot ekspor batu bara ke wilayah Asia, khususnya Tiongkok, India, dan Korea. Ekspor tersebut akan berimbas terhadap peluang peningkatan profitabilitas di tengah harga jual komoditas yang masih kokoh.

Hingga Juni 2022, Atlas membukukan pertumbuhan pendapatan dari US$ 33,77 juta menjadi US$ 92,17 juta. Begitu juga dengan laba kotor melesat dari US$ 3,36 juta menjadi US$ 27,92 juta.



 

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


Market 36 menit yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 40 menit yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 2 jam yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 3 jam yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 3 jam yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia