Panen SAHAM Gelar Edukasi Gratis, Ciptakan Investor Cerdas dan Mandiri
JAKARTA, Investor.id - Jumlah investor pasar modal terus menunjukkan penambahan dalam beberapa tahun terakhir, seiring dengan peningkatan minat dan kesadaran masyarakat terhadap investasi di pasar modal, khususnya saham.
Peningkatan jumlah investor tersebut juga didukung atas perkembangan teknologi digital yang semakin memudahkan banyak kalangan masyarakat untuk dapat berinvestasi di pasar modal. Hingga bulan Agustus 2022, Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) mencatat sebanyak 9,54 juta investor pasar modal atau meningkat dari data Desember 2021 sebanyak 7,48 juta investor.
Data tersebut juga mencatatkan hampir 59,22% dari total investor ini merupakan milenial dan generasi Z berusia di bawah 30 tahun. Sedangkan dalam lima tahun ini terakhir, peningkatan jumlah investor mencapai 8 kali lipat. Kenaikan pesat ini dipengaruhi tingginya manfaat pasar modal bagi perusahaan, pemerintah, maupun masyarakat.
Meski demikian, banyak investor yang gagal memperoleh keuntungan yang akhirnya cut loss dalam berinvestasi saham. Hal ini tentu dipengaruhi atas lack of preparation atau kurangnya persiapan akibat ketidakmampuan dalam mengukur risk and reward. Konsep risk and reward yang membedakan investor profesional dan pemula.
Anthony sebagai pemateri sekaligus founder Panen SAHAM menuturkan, konsep risk and reward ini merupakan faktor penting dalam money management, karena kegagalan banyak investor dipicu atas ketidakmampuan menentukan kapan harus ke luar. “Edukasi pasar modal menjadi sangat penting sebelum terjun untuk berinvestasi,” terangnya di Jakarta, Selasa (25/10/2022).
Atas dasar itu, Anthony sebagai pemateri sekaligus founder PanenSAHAM yang telah berkecimpung di pasar modal selama 18 tahun agresif mengedukasi investor secara gratis baik secara offline dan online dengan hastag “Kamu Ga Sendirian”. “Edukasilah tentang pasar modal sejak dini dan perhatikan resiko serta reward merupakan hal penting,” kata Anthony yang juga bertindak sebagai CEO PanenSAHAM Sekuritas Indonesia tersebut.
Adapun, kegiatan terbaru yang digelar Panen SAHAM adalah edukasi offline yang digelar di Hotel Ibis Styles Jakarta Sunter (22/10/22) dengan tema Strategi Memulai Saham Untuk Pemula dengan diikuti sekitar 200 peserta dan akan dilaksanakan berkelanjutan.
“Edukasi seperti ini sangat penting sekali dan berguna untuk investor pemula yang ingin paham untuk memulai berinvestasi di pasar modal khususnya saham dalam penyampaiannya Pak Anthony sangat mudah di pahami dan Aplikasi Monika mudah digunakan.” Jelas Vivi, salah seorang peserta.
Panen SAHAM yang berdiri sejak tahun 2009 ini telah memiliki 12 cabang tempat untuk komunitas dan 370 titik tempat sharing antar anggota komunitas di seluruh indonesia. PanenSAHAM telah mengembangkan stasiun radio streaming, saluran zoom, dan portal E-Learning untuk dukungan belajar online.
Selain itu, Panen SAHAM telah mengembangkan aplikasi support, yaitu Monika, sebagai kalkulator saham dan berfungsi untuk menganalisa saham, mempermudah proses belajar saham, screening saham dan pengambilan keputusan secara mandiri membeli dan menjual saham sesuai kriteria pemakai. “Tidak ada yang instan di dunia ini, semua butuh proses,” jelas Anthony.
Editor: Investor.id
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler



