Jumat, 15 Mei 2026

Kuartal III, Siloam (SILO) Bukukan Laba Bersih Tertinggi

Penulis : Thresa Sandra Desfika
2 Nov 2022 | 16:20 WIB
BAGIKAN
Gedung Siloam International Hospitals (SILO). (Foto: Istimewa)
Gedung Siloam International Hospitals (SILO). (Foto: Istimewa)

JAKARTA, investor.id - PT Siloam International Hospitals Tbk (SILO) terus melanjutkan arah pertumbuhan yang tinggi pada kuartal III-2022. Perseroan mencatat jumlah inpatient days dan jumlah pasien rawat jalan tertinggi dibandingkan 10 kuartal sebelumnya.

Inpatient days pada 9M2022 meningkat 8,3% menjadi 587.617 hari dibandingkan dengan 542.772 hari pada 9M2021. Di 9M2022, Siloam telah melayani lebih dari 2,2 juta pasien rawat jalan, meningkat 32,2% dibandingkan dengan 9M2021.

Jumlah inpatient days pada 3Q2022 tercatat pada 219.689 hari, meningkat 16,8% dan 22,1% dibandingkan dengan inpatient days pada 2Q2022 dan 1Q2022.

ADVERTISEMENT

Siloam mencatatkan 841.607 kunjungan rawat jalan di 3Q2022, meningkat 17,9% dan 20,4% masing-masing jika dibandingkan dengan 2Q2022 dan 1Q2022. Jumlah pasien Covid tercatat insignifikan, berkontribusi hanya 1% dari total inpatient days pada 3Q2022.

Siloam melanjutkan pertumbuhan base-case nya dan berhasil meraih pencapaian finansial dan operasional terbaik sejak 4Q2021. Saya sangat optimis akan potensi Siloam untuk sisa tahun ini dan seterusnya. Kami akan terus berinvestasi pada kemampuan medis, kualitas pelayanan dan keunggulan operasional kami untuk melayani lebih banyak pasien, meraih kinerja yang lebih tinggi dan pada akhirnya meningkatkan nilai pemegang saham,” ungkap Presiden Direktur Siloam Darjoto Setyawan dalam keterangan resmi, Rabu (2/11/2022).

Pertumbuhan volume pasien tidak terkonsentrasi pada program medis tertentu, melainkan dari berbagai jenis spesialisasi. Layanan unggulan Siloam seperti onkologi, kardiologi, neurologi, dan urologi terus bertumbuh melebihi prapandemi sementara kasus medis telah kembali, menunjukkan pertumbuhan yang berkelanjutan.

Percepatan pertumbuhan operasional Siloam akan terus menuntuk kepada pertumbuhan finansial yang berkelanjutan. Pada 3Q2022, Siloam membukukan laba bersih tertinggi pada Rp 244 miliar, bertumbuh sebesar 120% quarter-on-quarter dan 2% year-on-year. Siloam Hospitals mencatat pendapatan dan EBITDA yang tertinggi selama 4 kuartal dan membukukan laba bersih tertinggi pada 3Q2022.

Pada 3Q2022 dan 9M2022, Siloam mencatat pendapatan dari perawatan pasien Covid dan testing sebanyak masing-masing kurang dari 3% dan 6%. Hal ini dibandingkan dengan 36% dan 34% pendapatan dari perawatan pasien Covid dan testing pada 3Q2021 dan 9M2021. Dengan hal ini, pencapaian finansial Siloam pada 3Q2022 & 9M2022 adalah luar biasa.

Siloam membukukan pendapatan, EBITDA, dan laba bersih masing-masing sebesar Rp 5,4 triliun, Rp 1,4 triliun, dan Rp 457 miliar pada 9M2022, menurun masing-masing sebanyak 8,6%, 9,5% ,dan 17,2% year-on-year.

Pada 3Q2022, Siloam mencatat pendapatan dan EBITDA sebesar Rp 1,95 triliun dan Rp574 miliar, lebih rendah 6,1% dan 0,8% secara year-on-year.

Pada 3Q2022, Siloam membukukan laba bersih sebesar Rp244 miliar, meningkat 2,4% dibandingkan 3Q2021. Marjin EBITDA ada 9M2022 tercatat sebesar 25,9% atau hanya lebih rendah 30 basis poin dibandingkan dengan 26,2% pada 9M2021. Pada 3Q2022, Siloam mengalami peningkatan marjin EBITDA menjadi 29,4% dibandingkan dengan 27,9% pada 3Q2021.

Siloam terus mempertahankan arus kas operasional yang kuat pada Rp 1,08 triliun dengan posisi kas bersih pada Rp 1,2 triliun pada 9M2022. Siloam mencatat pertumbuhan pada Private Payer Mix (Out-of-Pocket, Corporate & Insurance) di 3Q2022 dan 9M2022 masing-masing menjadi 83% dan 82% dibandingkan dengan 73% dan 75% masing-masing pada 3Q2021 dan 9M2021. Segmen Corporate & Insurance bekontribusi sebesar 50% dari total Private Payer Mix.

Siloam terus berinvestasi pada kemampuan platform digitalnya untuk terus meningkatkan pengalaman pasien. Platform digital ini termasuk aplikasi MySiloam, website perusahaan, live chats dan WhatsApp. Tingkat popularitas platform digital Siloam semakin tinggi dan begitu juga dengan pasien yang menggunakan platform digital ini. Pada 9M2022, saluran digital ini berkontribusi sebanyak 18% dari total pasien rawat jalan. Layanan Homecare Siloam juga terus meningkat bahkan dalam kondisi pasca-pandemi. Pada 9M2022, layanan Homecare Perseroan telah menyediakan lebih dari 50 ribu layanan dan telah melayani lebih dari 21 ribu pasien.

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 17 menit yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 21 menit yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 1 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 1 jam yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 2 jam yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 2 jam yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia