Soal Wacana Stock Split Bank Mandiri (BMRI), Idealnya 1:3?
JAKARTA, investor.id – Analis mencermati harga saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) yang kini melewati Rp 10.000 dan perlu segera dilakukan pemecahan nilai saham (stock split). Berapa rasio yang paling pas?
Head of Investment Reswara Gian Investa, Kiswoyo Adi Joe mengemukakan, dengan harga saham BMRI yang diperdagangkan pada kisaran Rp 10.200-10.400, maka rasio ideal stock split adalah 1:2 atau 1:3.
Jika dipecah dengan rasio 1:2, harga saham BMRI akan berada pada kisaran Rp 5.100-5.200 (fraksi 25). Namun, bila dipecah dengan rasio 1:3, harga saham bank BUMN tersebut bakal berkisar Rp 3.400-3.500 (fraksi 10).
"Saya merekomendasikan rasio 1:3 supaya harganya di bawah Rp 5.000, sehingga bisa lebih dijangkau investor ritel. Sebab ritel lebih suka harga saham di bawah Rp 5.000. Kalau harga sahamnya sudah di atas Rp 10.000, ritel enggan masuk," kata Kiswoyo, Kamis (3/11/2022).
Meski demikian, keputusan stock split bergantung pada appetite dan kepentingan emiten, terutama pemegang saham pengendali.
Kiswoyo juga mencermati bahwa Bank Mandiri memiliki fundamental bisnis yang positif. Dari sisi aset, Bank Mandiri mampu bersaing dengan BRI (BBRI), sehingga Bank Mandiri menjadi salah satu bank yang sehat dan teruji melewati badai krisis ekonomi.
“Waktu itu sempat ada badai kasus Garuda Indonesia sebelum initial public offering (IPO). Setelah Garuda IPO, mereka lega. Kredit macetnya juga berkurang. Artinya, Bank Mandiri sudah berhasil melewati badai-badai tersebut," jelasnya.
Saham BMRI juga merupakan salah satu saham bank yang direkomendasikan untuk dikoleksi. Hingga kuartal III-2022, laba bersih konsolidasi Bank Mandiri mencapai Rp 30,7 triliun atau melesat 59,4% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Bukan hanya itu, menurut Kiswoyo, emiten bersandi BMRI ini merupakan satu-satunya bank yang telah menerapkan digital banking untuk segmen consumer maupun sektor usaha.
"Jadi, di segmen consumer, BMRI punya super apps melalui livin by mandiri. Sedangkan di sektor usaha melalui Kopra by Mandiri," tandas Kiswoyo.
Editor: Jauhari Mahardhika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






