Austindo Nusantara (ANJT) Bidik Kenaikan Produksi CPO 7%
JAKARTA, Investor.id - PT Austindo Nusantara Jaya Tbk (ANJT) membidik pertumbuhan volume produksi minyak mentah sawit (Crude Palm Oil /CPO) sebanyak 7% tahun 2022.
CFO Grup ANJT Nopri Pitoy mengatakan, pertumbuhan target volume produksi tersebut diharapkan berimbas positif terhadap kontribusi penjualan CPO terhadap pendapatan perseroan.
Baca Juga:
ANJT Cetak Kenaikan Produksi CPO 1,8%"Penjualan CPO tahun 2022 diproyeksikan berkontribusi sebanyak 99% terhadap total pendapatan ANJ di tahun 2022," ujar Nopri kepada Investor Daily, Rabu (9/11).
Mengacu pada kinerja perseroan hingga kuartal III-2022, perseroan mencetak pendapatan sebesar US$ 210,8 juta, tumbuh 5,7%, dibandingkan periode Januari-September 2021 sebesar US$ 190,9 juta.
Sementara laba periode berjalan yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk justru turun menjadi US$ 21,3 juta, dibandingkan periode sama tahun lalu U$ 24,7 juta. Imbasnya, laba per saham juga ikut tergerus US$0.0075 menjadi US$0.0064 per saham.
Dari sisi produksi, perseroan membukukan peningkatan produksi sebesar CPO sebanyak 1,8%, dibandingkan kuartal III-2021 sebanyak 200.661 metrik ton. Hasilnya, sepanjang periode Januari-September 2022, produksi CPO perseroan berhasil mencapai 204.220 metrik ton.
Di samping peningkatan produksi, perseroan juga mencatatkan peningkatan harga jual rata-rata (HJR) CPO sebesar 16,8% atau US$ 878/mt pada sembilan bulan yang berakhir pada September 2022. Peningkatan itu tergolong lebih tinggi dibandingkan HJR pada periode yang sama tahun lalu sebesar US$ 752/mt.
Editor: Investor.id
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkini
Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam
Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level iniHarga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi
Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas AntamDPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah
Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.Ujian Berat bagi Saham BUMI
Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China
Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya
Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karatTag Terpopuler
Terpopuler

