Jumat, 15 Mei 2026

Antam (ANTM) dan Perusahaan Tiongkok Perkuat Pengembangan Baterai Kendaraan Listrik

Penulis : Muawwan Daelami
17 Nov 2022 | 04:30 WIB
BAGIKAN
Bijih feronikel Antam (ANTM) siap ekspor di Pelabuhan Pomalaa, Kolaka, Sultra. (ANTARA FOTO/Asep Fathulrahman/pd/18)
Bijih feronikel Antam (ANTM) siap ekspor di Pelabuhan Pomalaa, Kolaka, Sultra. (ANTARA FOTO/Asep Fathulrahman/pd/18)

JAKARTA, investor.id - PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (ANTM) sepakat menandatangani Framework Agreement (FA) dengan produsen prekursor, CNGR Hong Kong Material Science & Technology Co., Ltd. (CNGR) untuk memperkuat pengembangan bahan baku baterai kendaraan listrik.

Sekretaris Perusahaan Antam (ANTM) Syarif Faisal Alkadrie menjelaskan, dalam perjanjian tersebut, perseroan melalui anak usaha, PT Kawasan Industri Antam Timur (PT KIAT), akan membangun dan mengelola kawasan industri di area Izin Usaha Pertambangan Antam di Pomalaa, Sulawesi Tenggara.

Sementara CNGR melalui anak usahanya, PT Pomalaa New Energy Material (PT PNEM) bakal mengembangkan fasilitas pengolahan bijih nikel laterit menjadi nickel matte sebagai bahan baku baterai kendaraan listrik dengan menggunakan teknologi oxygen-enriched side-blown furnace (OESBF) yang dimiliki CNGR.

ADVERTISEMENT

Tambang Pomalaa ini diproyeksikan  memiliki kapasitas produksi terpasang sebesar 80 ribu ton nikel dalam produk nickel matte yang terbagi dalam dua fase pembangunan. Lalu, PT PNEM akan bertindak sebagai tenant di kawasan industri yang dikelola PT KIAT.

"Dalam sinergi ini, masing-masing CNGR dan Antam mendapatkan kesempatan untuk berpartisipasi dalam kepemilikan saham di masing-masing anak usaha yaitu PT PNEM dan PT KIAT," jelas Faisal dalam keterangan resmi, Rabu (16/11/2022).

Sesuai rencana, pembangunan kawasan industri dan fasilitas pengolahan nikel di Pomalaa ini akan tuntas dan mulai beroperasi pada 2025. Sejalan dengan penyelesaian pembangunan smelter PT PNEM, perseroan juga akan mendukung suplai kecukupan bahan baku pabrik bijih nikel laterit.

Melalui penandatangan FA, lanjut Syarif, perseroan berharap dapat meningkatkan nilai tambah produk nikel dan mendukung pengembangan penerapan energi hijau berbasis EV Battery melalui sinergi penerapan keunggulan teknologi dan sumber daya kedua belah pihak.

Untuk diketahui, kesepakatan antara Antam dan CNGR ini ditandatangani langsung Direktur Utama Antam (ANTM) Nico Kanter dengan Chairman dan President CNGR Deng Weiming pada B20 Investment Forum di Bali Nusa Dua Convention Center, Nusa Dua, Bali, pada 11 November 2022.

Kemitraan yang berhasil dicapai anggota BUMN Holding Industri Pertambangan, MIND ID, ini sekaligus menindaklanjuti Perjanjian Pendahuluan (Head of Agreement) untuk pembangunan dan pengembangan kawasan industri hilirisasi bijih nikel menjadi bahan baku baterai yang ditandatangani kedua belah pihak pada 5 Agustus 2022.

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 25 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 36 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 40 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 1 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 1 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia