Jumat, 15 Mei 2026

Imbas FTX Runtuh, Perusahaan Kripto BlockFi Ajukan Bangkrut

Penulis : Indah Handayani
29 Nov 2022 | 11:04 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi mata uang kripto terlihat di depan logo FTX. (Foto: REUTERS/Dado Ruvic/Illustration/File Photo)
Ilustrasi mata uang kripto terlihat di depan logo FTX. (Foto: REUTERS/Dado Ruvic/Illustration/File Photo)

JAKARTA, investor.id - Perusahaan kripto, BlockFi telah mengajukan pailit atau bangkrut di Amerika Serikat, karena terpengaruh keruntuhan FTX. BlockFi dikenal sebagai perusahaan pemberi pinjaman aset kripto yang menargetkan beberapa investor besar.

Dilaporkan The New York Times, BlockFi telah menghentikan sebagian besar aktivitas di platformnya, dengan alasan paparan signifikan terhadap FTX. Perusahaan mengatakan sedang mencari perlindungan pengadilan untuk merestrukturisasi, melunasi utangnya, dan memulihkan uang untuk investor.

Diketahui, BlockFi juga menerima kesepakatan penyelamatan dari FTX awal tahun ini karena nilai aset kripto anjlok. Tapi FTX mengalami masalah sendiri, karena krisis likuidasi yang disebabkan banyak orang bergegas menarik uang dari platform di tengah keraguan tentang finansial perusahaan.

ADVERTISEMENT

Berbasis di Jersey City, AS, BlockFi memasarkan dirinya terutama kepada investor kecil, menawarkan mereka pinjaman yang didukung oleh aset kripto. Investor bisa menerima pinjaman dalam hitungan menit, tanpa pemeriksaan kredit, serta akun yang membayar bunga tinggi atas simpanan kripto.

Hingga tahun lalu, BlockFi mengklaim memiliki lebih dari 450 ribu klien ritel. BlockFi dilaporkan meminjam US$ 275 juta dari anak perusahaan FTX. Keterikatan finansial itu membuat BlockFi juga terpengaruh dengan kebangkrutan FTX.

BlockFi bukan pemberi pinjaman kripto pertama yang mengajukan kebangkrutan. Pada bulan Juli, dua pesaingnya, Celsius Network dan Voyager Digital, runtuh dalam waktu seminggu satu sama lain.

Mereka berjuang untuk memperbaiki diri setelah kepanikan pasar, ketika banyak aset kripto terkenal nilainya anjlok. Bitcoin saja turun 20% dalam seminggu.

Beberapa hari setelah bursa FTX runtuh, BlockFi memberi tahu pelanggan bahwa mereka tidak dapat menarik simpanan karena memiliki ‘eksposur signifikan’ terhadap FTX, termasuk dana tambahan yang diharapkan perusahaan dapat ditarik berdasarkan perjanjian dan aset lain yang disimpan di platform FTX.

Dalam pengajuannya pada hari Senin (28/11/2022), BlockFi mengatakan memiliki sekitar US$ 257 juta uang tunai untuk membantu mendukung bisnisnya, setelah dinyatakan bangkrut.

Perusahaan mengatakan dalam pengajuan pengadilan bahwa mereka memiliki lebih dari 100 ribu kreditur, serta aset dan kewajiban senilai US$ 10 miliar. Ia juga mengatakan akan mengurangi biaya secara signifikan, termasuk biaya tenaga kerja. Ini mempekerjakan 850 orang pada tahun lalu.

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 24 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 35 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 39 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 1 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 1 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia