Jumat, 15 Mei 2026

Minyak Melaju Positif Pasca Eropa Sepakati Batas

Penulis : Indah Handayani
2 Des 2022 | 11:30 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi harga minyak
sumber: Antara
Ilustrasi harga minyak sumber: Antara

JAKARTA, investor.id - Pada perdagangan Jumat pagi (2/12/2022), harga minyak terpantau bergerak terkonsolidasi mendekati berlangsungnya pertemuan OPEC+ pada 5 Desember nanti. Meski demikian, beberapa sentimen di pasar seperti UE yang menyepakati batas harga minyak Rusia, isyarat pelonggaran di Tiongkok dalam beberapa hari kedepan, dan rencana AS untuk menghentikan program perilisan minyak yang tengah berjalan saat ini, memberikan dukungan pada harga minyak.

Tim Research and Development ICDX menjelaskan, setelah kebuntuan dalam pembicaraan beberapa hari terakhir, Uni Eropa (UE) akhirnya menyetujui sementara untuk menetapkan batas harga minyak Rusia di level US$ 60 per barel, ungkap seorang diplomat UE pada hari Kamis. Keputusan tersebut menyusul desakan dari AS yang memperingatkan untuk tidak menetapkan batas harga di bawah level US$ 60 per barel.

“Keputusan tersebut menguatkan rencana implementasi embargo ekspor minyak Rusia via laut yang akan berlaku mulai 5 Desember, dan sekaligus berpotensi membuat pasokan di pasar berkurang akibat komitmen Rusia untuk tidak memasok minyak ke negara-negara yang akan menerapkan batas harga tersebut,” tulis Tim Research and Development ICDX dalam risetnya, Jumat (2/12/2022).

ADVERTISEMENT

Tim Research and Development ICDX menambahkan, turut mendukung pergerakan minyak lebih lanjut, pemerintah Tiongkok berencana mengumumkan pelonggaran protokol karantina Covid dalam beberapa hari mendatang pasca tren kasus Covid yang terus menunjukkan penurunan, ungkap seorang pejabat pada Kamis (1/12/2022). Kasus infeksi harian baru di Tiongkok mencapai 34.980 kasus pada 1 Desember, turun dari 36.061 kasus pada sehari sebelumnya.

“Rencana pelonggaran protokol itu sekaligus meningkatkan harapan pemulihan ekonomi, dan peningkatan permintaan bahan bakar di negara importir minyak terbesar pertama dunia itu,” tambah Tim Research and Development ICDX.

Tim Research and Development ICDX menjelaskan, sentimen positif lainnya datang dari berita bahwa pemerintahan Biden berusaha untuk menghentikan penjualan 147 juta barel minyak mentah dari Cadangan Darurat yang telah berjalan saat ini, agar dapat mengisi kembali cadangan darurat, ungkap seorang pejabat Departemen Energi AS pada hari Kamis (1/12/2022). “Berita tersebut mengindikasikan potensi pasokan di pasar yang akan kembali stabil, setelah sebelumnya dibanjiri oleh pasokan minyak yang dirilis secara besar-besaran dari Cadangan Darurat,” jelas Tim Research and Development ICDX.

Sementara itu, Tim Research and Development ICDX mengatakan, fokus pasar juga tertuju pada pertemuan OPEC dan sekutunya pada 4 Desember nanti, yang tentunya akan mempengaruhi arah pasar minyak selanjutnya. Seorang sumber dari OPEC+ pada hari Kamis mengatakan bahwa aliansi 23 negara produsen itu sedang menilai dampak dari kenaikan harga minyak Rusia di pasar dan mendapatkan gambaran yang lebih jelas tentang prospek permintaan minyak di Tiongkok, importir minyak mentah utama dunia, di mana pelonggaran Covid-19 yang ketat pembatasan diharapkan setelah demonstrasi yang belum pernah terjadi sebelumnya.

“Melihat dari sudut pandang teknis, harga minyak berpotensi menemui posisi resistance terdekat di level US$ 84 per barel. Namun, apabila menemui katalis negatif maka harga berpotensi turun ke support terdekat di level US$ 78 per barel,” tutup Tim Research and Development ICDX.

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 18 menit yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 20 menit yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 1 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 7 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 8 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 8 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia