Jumat, 15 Mei 2026

Tekanan Jual GOTO Mulai Mereda, Bagaimana Arah Pergerakan Hari Ini?

Penulis : Parluhutan Situmorang
7 Des 2022 | 08:09 WIB
BAGIKAN
PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO). (Ilustrasi/Perseroan)
PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO). (Ilustrasi/Perseroan)

JAKARTA, Investor.id - Meski harga saham saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) ditutup terkoreksi kemarin, terlihat volume jual saham mulai mereda. Sedangkan pemodal asing mulai merealisasikan pembelian bersih (net buy).

Berdasarkan data perdagangan saham Bursa Efek Indonesia (BEI), jumlah saham GOTO yang dimasukkan dalam order jual (ask) atau antri jual sempat menyentuh volume 160 jutaan lot pada sesi I, namun perlahan-lahan turun menjadi 5,15 juta lot menjelang penutupan pasar, Selasa (7/12/2022).

Penurunan minat investor untuk melepas saham GOTO ditengarai sejumlah berita terkait beberapa investor besar mulai mengakumulasi saham GOTO. Apalagi setelah Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) merilis data pemegang saham GOTO. Yang mengejutkan adalah masuknya CItibank Singapore sebagai pemegang saham GOTO dengan kepemilikan mencapai 68,71 miliar saham atau 5,8%

ADVERTISEMENT

Padahal, Per 1 Desember 2022, Citibank yang mewakili Pemerintah Singapura ini belum tercatat sebagai pemegang di atas 5% atas saham GOTO. Berdasarkan data tersebut Citibank aktif menjadi pemegang saham GOTO dengan membeli saham super aplikasi tersebut di saat lock up period saham GOTO berakhir per 30 November 2022.

Begitu juga dengan investor lainnya BlackRocks menunjukkan peningkatan kepemilikan saham GOTO dari sebanyak 463,13 juta saham pada kuartal II-2022 menjadi 1,1 miliar saham GOTO per akhir kuartal III-2022.

Sedangkan dari sisi aktivitas invetor asing dan domestik terungkap bahwa pemodal asing net buy saham GOTO senilai Rp 23,98 miliar di seluruh pasar. Di pasar negosiasi dan tunai, pemodal asing juga net buy saham GOTO sebanyak Rp 24,04 miliar.

Pada penutupan perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), saham GOTO ditutup terkoreksi Rp 8 (6,50%) menjadi Rp 115. Total volume transaksi mencapai 190 juta saham dengan nilai transaksi Rp 21,85 miliar saham.

Prospek

Sedangkan berdasarkan konsensus analis terungkap bahwa 11 dari 19 sekuritas memberikan rekomendasi atas saham GOTO. Target harga bervariasi mulai dari Rp 250-500, yaitu target harga terendah Rp 250 diberikan Deutsche Bank dan tertinggi Rp 500 dari Ciptadana Sekuritas.

Sebaliknya empat sekuritas memberikan rekomendasi netral dan hanya lima sekuritas memberikan rekomendasi sell. Rekomendasi sell terendah diberikan Aequitas Resesearch dengan target harga Rp 200.

Salah satu analis yang memberikan rekomendasi buy saham GOTO adalah analis Trimegah Sekuritas Heribertus Ariando dengan target harga Rp 380. Analis BRI Danareksa Niko Margaronis yang merekomendasikan buy dengan target harga Rp 310 saham GOTO. Sedangkan rekomendasi hold diberikan analis UOB KayHian Sekuritas Stevanus Juanda dengan target harga Rp 190.

Rekomendasi GOTO

Tekanan Jual GOTO Mulai Mereda, Bagaimana Arah Pergerakan Hari Ini?

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 45 menit yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 47 menit yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 2 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 8 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 8 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 8 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia