Jumat, 15 Mei 2026

Mengintip 2 Perusahaan Nikel yang Diakuisisi United Tractors (UNTR) Rp 4,27 T

Penulis : Thresa Sandra Desfika
7 Des 2022 | 13:12 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi PT Stargate Asia Mineral. (Foto: ASPR/ASPIRE/Stargate)
Ilustrasi PT Stargate Asia Mineral. (Foto: ASPR/ASPIRE/Stargate)

JAKARTA, investor.id - PT United Tractors Tbk (UNTR) melalui anak usahanya PT Danusa Tambang Nusantara (DTN) mengakuisisi 2 perusahaan sektor nikel, yakni PT Stargate Pasific Resources (SPR) dan PT Stargate Mineral Asia (SMA) senilai Rp 4,27 triliun.

SPR adalah perusahaan yang bergerak di pertambangan mineral nikel, sedangkan SMA bergerak di bidang pengolahan (smelter) mineral nikel.

Sekretaris Perusahaan UNTR Sara K Loebis menjelaskan, pada 3 Desember 2022, DTN telah menandatangani perjanjian jual beli saham bersyarat (conditional shares sale and purchase agreement/CSPA) dengan PT Anugerah Surya Pacific Resources (ASPR) dan PT Anugerah Surya Investama (ASI) untuk rencana pembelian saham setara dengan 89,99871% dari seluruh total saham disetor penuh dalam SPR milik ASPR. Juga untuk rencana pembelian saham setara dengan 0,0009% dari seluruh total saham disetor penuh dalam SPR milik ASI.

ADVERTISEMENT

Selain itu, CSPA dengan ASPR dan SPR untuk rencana pembelian saham setara dengan 89% dari total seluruh saham disetor dalam SMA milik dari ASPR, dan 1% dari total seluruh saham yang disetor dalam SMA milik SPR.

“Nilai keseluruhan atas transaksi adalah sebesar US$ 271,83 juta atau setara dengan Rp 4,27 triliun. Nilai keseluruhan atas transaksi tersebut dapat berubah pada saat penutupan transaksi, dikarenakan adanya penyesuaian dengan jumlah penyesuaian net debt dan debt-like items, jumlah penyesuaian modal kerja, dan penyesuaian kurs,” ungkap Sara dalam keterbukaan informasi dikutip (7/12/2022).

Dia mengungkapkan bahwa tujuan transaksi adalah untuk melakukan diversifikasi kegiatan usaha United Tractors melalui perusahaan terkendalinya, yakni DTN, dengan mengembangkan usaha di sektor pertambangan, jasa, dan pengolahan mineral nikel.

Adapun dikutip dari profil Linkedin Stargate Pasific Resources, disebutkan bahwa Stargate Pasific Resources merupakan salah satu perusahaan pertambangan nikel yang berlokasi di Konawe Utara, Sulawesi Tenggara.

Sementara itu, di situs resmi Anugerah Surya Pacific Resources (ASPR/ASPIRE/Stargate) dijelaskan bahwa Stargate terletak di antara dua pabrik peleburan nikel terbesar, Tsingshan Group dan Virtue Dragon, sehingga memberikan Stargate biaya pengangkutan yang kompetitif untuk pengiriman bijih.

Stargate telah memantapkan reputasinya dalam penambangan nikel dan telah menjadi pemasok pilihan oleh setiap pelanggannya. Untuk memuaskan dan memenuhi permintaan mereka, Stargate berencana menggandakan kapasitas produksi dan pengapalannya saat ini menjadi 2,4 juta ton bijih high grade per tahun, dan tambahan 4 juta ton bijih medium dan low grade per tahun. Strateginya adalah mengoptimalkan NPV tambang, dan memproduksi bijih kadar tinggi sebanyak dan sedini mungkin dari South IUP (yang dikelola SPR/Stargate Pacific Resources).

Mengintip 2 Perusahaan Nikel yang Diakuisisi United Tractors (UNTR) Rp 4,27 T
Lokasi tambang nikel Stargate Pacific Resources. (Foto: ASPR/ASPIRE/Stargate)

Masih dari situs resmi Stargate (ASPR), dinyatakan bahwa Stargate berencana membangun smelter feronikel yang memproduksi nickel pig iron (NPI). Lokasi smelter akan berada di Desa Molore, Kecamatan Langgikima, Kabupaten Konawe Utara, Provinsi Sulawesi Tenggara. Bahan baku dari smelter SMA (Stargate Mineral Asia) akan dipasok oleh SPR, yang juga adalah perusahaan terafiliasi SMA. SPR adalah pemegang izin pertambangan di lahan seluas kurang lebih 1.674 hektar dengan sumber daya bijih nikel yang sesuai dengan pabrik smelter sebesar 24,7 juta wet metric ton (WMT).

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 6 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 6 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 6 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 7 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 7 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 7 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia