Jumat, 15 Mei 2026

Terbebani Sentimen Negatif, Harga CPO Melemah

Penulis : Indah Handayani
8 Des 2022 | 05:00 WIB
BAGIKAN
Seorang pekerja membongkar tandan buah kelapa sawit di sebuah pabrik di Tanjung Karang, Malaysia pada 14 Agustus 2020. (Foto: REUTERS/Lim Huey Teng/Files)
Seorang pekerja membongkar tandan buah kelapa sawit di sebuah pabrik di Tanjung Karang, Malaysia pada 14 Agustus 2020. (Foto: REUTERS/Lim Huey Teng/Files)

JAKARTA, investor.id - Harga kontrak Crude Palm Oil (CPO) di Bursa Malaysia Derivatives melemah pada perdagangan Rabu (8/12/2022). Berbalik arah dari penguatan yang terjadi pada sehari sebelumnya. Hal itu terjadi karena harga CPO terbebani sentiment negatif.  

Berdasarkan data Bursa Malaysia Derivatives pada penutupan Rabu (8/12/2022), kontrak berjangka CPO untuk pengiriman Desember 2022 turun 128 Ringgit Malaysia menjadi 3.911 Ringgit Malaysia per ton. Kontrak pengiriman Januari 2023 merosot 128 Ringgit Malaysia menjadi 3.935 Ringgit Malaysia per ton.

ADVERTISEMENT

Sementara itu, kontrak pengiriman Februari 2023 rontok 125 Ringgit Malaysia menjadi 3.969 Ringgit Malaysia per ton. Kontrak pengiriman Maret 2023 terkoreksi 124 Ringgit Malaysia menjadi 4.001 Ringgit Malaysia per ton.

Serta, kontrak pengiriman April 2023 menurun 121 Ringgit Malaysia menjadi 4.001 Ringgit Malaysia per ton. Kontrak pengiriman Mei 2023 terpeleset 126 Ringgit Malaysia menjadi 3.975 Ringgit Malaysia per ton.

Trader mintak sawit David NG mengatakan, harga CPO melemah dibandingkan sehari sebelumnya karena terbebani sentiment negatif. Mulai dari pelemahan harga minyak kedelai hingga menguatnya Ringgit Malaysia terhadap sekeranjang mata uang lainnya.

“Harga CPO bergerak pada support 3.800 Ringgit Malaysia dan resistance 4.300 Ringgit malaysia," ungkapnya.

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 21 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 32 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 36 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 1 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 1 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia