Kabar Terkini dari Samudera Indonesia (SMDR) Pasca-Penundaan Stock Split
JAKARTA, investor.id - Direktur PT Samudera Indonesia Tbk (SMDR) terpantau ada yang jadi memiliki saham perseroan. Namun bukan sang Direktur Utama Samudera Indonesia Bani Maulana Mulia.
Dalam laporan kepemilikan saham SMDR oleh komisaris atau direksi, per 30 November 2022, tercatat Direktur sekaligus Sekretaris Perusahaan Samudera Indonesia Farida Helianti menjadi memiliki 10.000 saham perseroan. Padahal sebelumnya, Farida belum tercatat memiliki saham emiten pelayaran ini.
Namun belum dijelaskan lebih lanjut mengenai kepemilikan itu.
Pada perdagangan Jumat (9/12/2022), saham Samudera Indonesia ditutup anjlok 6,37% ke Rp 1.910. Sejak penutupan 6 Desember, SMDR terus memerah. Dalam 6 bulan terakhir bahkan saham ini ambles 47,67%.
Tren menurun semakin menjadi-jadi di tengah penundaan pelaksanaan pemecahan nilai nominal saham (stock split).
“Dengan ini diberitahukan kepada para pemegang saham perseroan bahwa pelaksanaan pemecahan nilai nominal saham ditunda dan segera dilaksanakan sebagaimana konfirmasi dari otoritas yang berwenang,” jelas direksi Samudera Indonesia dalam keterbukaan informasi, Rabu (7/12/2022).
Belum dijelaskan lebih rinci lagi terkait penundaan pelaksanaan stock split. Sebelumnya, Samudera Indonesia (SMDR) mendapat persetujuan atau restu pemegang saham untuk melakukan pemecahan nilai nominal saham (stock split) dengan rasio 1:5, lewat rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) pada 9 November 2022.
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






