Jumat, 15 Mei 2026

Perdana Listing, Gerak Saham Venteny (VTNY) Seperti Ini

Penulis : Thresa Sandra Desfika
15 Des 2022 | 09:20 WIB
BAGIKAN
Founder dan Group CEO PT Venteny Fortuna International Tbk (VTNY) Jun Waide. (Ist)
Founder dan Group CEO PT Venteny Fortuna International Tbk (VTNY) Jun Waide. (Ist)

JAKARTA, investor.id - Perusahaan teknologi, PT Venteny Fortuna International Tbk (VTNY) resmi mencatatkan (listing) perdana sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis (15/12/2022). Venteny menjadi perusahaan tercatat ke-59 di BEI pada tahun 2022.

Pada perdagangan sesi I perdananya di pasar sekunder, saham VTNY dibuka di Rp 450 atau melompat 25% dari harga initial public offering (IPO). Namun kemudian turun di mana sempat bergerak ke level terendah Rp 342 dan tertinggi Rp 450 pada 15 menit pertama sesi I.

Sebelumnya, Venteny menggelar IPO dengan melepas sebanyak 939.779.100 saham atau 15% dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO dengan nilai nominal Rp 5 per saham. Venteny menetapkan harga IPO Rp 360 per saham sehingga dana yang bakal diraup perseroan sebanyak Rp 338,32 miliar.

ADVERTISEMENT

Dalam keterangan resmi perseroan disebutkan bahwa atas permintaan yang tinggi dari masyarakat, saham VTNY telah mengalami oversubscribed (kelebihan pemesanan) hingga 12,58 kali dari pooling (penjatahan terpusat) berdasarkan data dari sistem E-IPO. Investor yang membeli saham Venteny tersebar dari 34 provinsi di Indonesia dan 6 negara. Sementara, jumlah pemesan saham VENTENY mencapai 18.847 pemesan.

Founder dan Group CEO PT Venteny Fortuna International Tbk Jun Waide mengatakan, momen bersejarah ini merupakan babak baru bagi Venteny dalam membangun ekosistem teknologi untuk mendukung akselerasi bisnis UMKM dan meningkatkan kualitas hidup karyawan.

“Kami bersyukur, meski di tengah situasi ekonomi global yang penuh tantangan, kami menerima antusiasme yang luar biasa dari para investor, pengguna, dan masyarakat yang telah turut ambil bagian dalam perjalanan kami. Kami percaya, Venteny akan tumbuh bersama di Indonesia,” ungkapnya, Kamis (15/12/2022).

Memiliki operasional di Filipina (sejak tahun 2015), Singapura (sejak tahun 2016), dan Indonesia (sejak tahun 2019), Venteny memilih Indonesia sebagai pijakan untuk melakukan aksi korporasi IPO.

“Kami melihat skala pasar yang besar dan potensial di Indonesia, serta potensi pertumbuhan pasar modal nasional yang kuat dengan jumlah investor retail yang besar,” tambah Jun.

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 10 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 14 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 52 menit yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 56 menit yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 2 jam yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia